Semarang, beritajateng.tv – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua dari tiga pemancing yang sebelumnya hilang setelah gelombang menerjang saat memancing di Dam Merah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Rabu, 20 Agustus 2025. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Nelayan setempat menemukan korban pertama, Pujo Margono (50), di sekitar 9 mil dari Pantai Tambak Bulusan, Kabupaten Demak. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah ke darat.
“Kami mendapat informasi bahwa nelayan yang akan berangkat menemukan mayat mengapung di perairan. Tim segera bergerak ke koordinat penemuan dan mengevakuasi korban dengan lancar,” ungkap Moel Wahyono, Kasi Operasional dan Pencarian Basarnas SAR Semarang.
Penemuan Korban Kedua di Sekitar Lokasi Kejadian
Korban kedua, Kiswanto, ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal memancing, tepatnya di sisi barat daya Dam Merah Pelabuhan Tanjung Emas. Tim SAR menemukannya dalam waktu hampir bersamaan dengan penemuan korban pertama.
Kedua jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
BACA JUGA: Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Tanjung Emas, Tiga Pemancing Masih Hilang
Satu korban lainnya, Sumono, warga Tembalang, masih dalam proses pencarian. Tim SAR menyatakan akan melanjutkan pencarian esok pagi dengan membagi tim menjadi beberapa unit untuk menjangkau area yang lebih luas.
Tim SAR gabungan terus mengerahkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, dan relawan, untuk mengintensifkan pencarian di area perairan sekitar pelabuhan.
Sebelumnya, tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polri, dan relawan kembali melakukan pencarian terhadap tiga pemancing yang hilang di perairan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Rabu 20 Agustus 2025 pagi. Ketiga korban tenggelam di lokasi Dam Merah, kolam pelabuhan dengan kedalaman lebih dari 10 meter.





