PATI, beritajateng.tv – Warga Pati berencana kembali menggelar demo pada Jumat, 19 September 2025. Gerakan ini diprakarsai Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sebagai respons atas dugaan pelemahan Panitia Khusus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Koordinator Lapangan AMPB, Fajar Fajrullah, membenarkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan aksi ke Polresta Pati. Meski begitu, ia belum bersedia menguraikan detail teknis jalannya aksi lanjutan tersebut.
BACA JUGA: Eks Inisiator Demo Pati Ahmad Husein Nyaris Diamuk di Posko AMPB, Polisi: Terpengaruh Alkohol
“Surat pemberitahuan sudah terkirim semalam,” ujar Fajar pada Minggu, 14 September 2025.
Surat pemberitahuan AMPB menyebutkan perkiraan peserta mencapai 500 orang. Mereka akan berkumpul di Alun-Alun Pati setelah salat Jumat pukul 13.00 WIB. Massa selanjutnya bergerak menuju kantor DPC Partai Gerindra serta DPC PDIP Pati sebagai bentuk protes.
BACA JUGA: Husein Eks Inisiator Demo Pati Beberkan Awal Mula Bertemu Bupati Sudewo: Saya Gak Ngajak, Cuma WA
Narasi pengantar surat itu menegaskan bahwa unjuk rasa digelar karena muncul dugaan intervensi elite Gerindra dan PDIP terhadap jalannya Pansus Hak Angket DPRD Pati. AMPB menilai manuver tersebut berpotensi melemahkan proses pemakzulan Bupati Sudewo.
Aksi besar ini bakal menjadi lanjutan dari gelombang protes sebelumnya. AMPB menegaskan komitmen mengawal jalannya Pansus agar tetap transparan serta bebas dari campur tangan politik partai tertentu.
Mereka menyerukan agar masyarakat luas turut mengawasi proses politik di daerah. Selain itu, konsistensi DPRD Pati dalam menindaklanjuti hak angket juga akan menjadi sorotan tajam.
AMPB menekankan bahwa aksi tersebut murni perjuangan warga demi tegaknya demokrasi lokal. Mereka menyatakan tak gentar meskipun ada tekanan politik yang berusaha membungkam suara rakyat. (*)





