Jateng

Duh! Subsidi Angkutan Sekolah Gratis di Kabupaten Semarang Hilang Sebagian

×

Duh! Subsidi Angkutan Sekolah Gratis di Kabupaten Semarang Hilang Sebagian

Sebarkan artikel ini
Bus Angkutan Sekolah Gratis di Kabupaten Semarang
Ilustrasi pelayanan bus sekolah sebagai salah satu moda transportasi gratis bagi anak sekolah di wilayah Kecamatan Ungaran Barat, yang dioperasikan Dishub Kabupaten Semarang. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anak- anak sekolah di sejumlah wilayah pinggiran Kabupaten Semarang yang selama ini memanfaatkan program layanan angkutan sekolah gratis siap-siap gigit jari.

Pasalnya, sebagian subsidi program angkutan gratis bagi anak sekolah di kawasan yang belum terjangkau angkutan umum tersebut bakal terhenti pada tahun 2027.

Keterbatasan anggaran daerah menjadikan program Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang tersebut harus berhenti tahun depan.

Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Petrus Triyono mengatakan, terdapat dua skema subsidi angkutan sekolah gratis yang bergulir.

BACA JUGA: Dua Bus Listrik Trans Semarang Resmi Mengaspal, Harga Rp4,5 Miliar Bisa Tempuh hingga 240 Km

Pertama, yakni tiga unit armada angkutan sekolah gratis milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Kedua, yakni subsidi skema beli layanan angkutan umum untuk menjadi kendaraan sewa angkutan sekolah gratis.

Petrus Triyono mengatakan, untuk layanan bus sekolah gratis pada tahun 2027 nanti masih tetap ada. Akan tetapi, untuk subsidi transportasi anak sekolah dengan skema beli layanan angkutan umum pada tahun depan sudah tidak ada.

“Memang sudah tidak ada anggarannya. Karena adanya kebijakan efisiens anggaran daerah, maka untuk melanjutkan sudah tidak ada duitnya,” kata Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat 25 September 2026.

Program Peningkatan Layanan Transportasi

Petrus Triyono mengatakan, Pemkab Semarang melalui instansi yang dia pimpin telah menggulirkan program peningkatan layanan transportasi.

“Khususnya bagi anak- anak sekolah di kawasan pinggiran dan selama ini memang belum terjangkau oleh akses angkutan umum,” katanya.

BACA JUGA: Nala Indonesian Tea, Teh Artisan Asal Batang yang Tembus Pasar Australia hingga Eropa

Program tersebut, kata dia, berwujud dengan bus angkutan sekolah gratis di sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang.

“Saat ini baru ada tiga unit yang melayani anak- anak sekolah di SMP Satu Atap Lerep, di wilayah Kecamatan Ungaran Barat,” katanya.

Selain itu melayani angkutan gratis anak- anak sekolah di SMPN 5 Ungaran, di wilayah Kecamatan Ungaran Timur. Kemusian melayani anak sekolah di SMPN 2 Bawen, di wilayah Kandangan, Kecamatan Bawen.

Skema Beli Layanan Angkutan Umum

Petrus Triyono mengatakan, selain bis sekolah juga memiliki program kemudahan akses transportasi bagi anak sekolah. Caranya dengan skema subsidi membeli layanan untuk anak- anak sekolah.

Hal itu karena jumlah bis sekolah terbatas. Lantas memanfaatkan transportasi umum yang sudah ada dengan membeli layanannya. Inilah yang menjadi manfaat untuk angkutan sekolah gratis bagi anak sekolah yang membutuhkan.

“Lebih sederhananya, anak- anak sekolah yang naik angkutan umum tersebut. Dishub Kabupaten Semarang yang membayar ongkosnya,” katanya.

BACA JUGA: Dari Bungkus Pakan Anabul, jadi Kerajinan Eco Handbag Bermotif Geometri Ala Squid Game

Layanan tersebut diberikan untuk anak sekolah di SMPN 1 dan SMPN 2 Pringapus, Kecamatan Pringapus; SMPN 1 dan SMPN 3 Tuntang, Kecamatan Tuntang; SMPN 2 dan SMPN 3 Pabelan, Kecamatan Pabelan.

Kemudian juga layanan untuk anak sekolah di SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 3 Getasan, Kecamatan Getasan serta anak sekolah di SMPN 2 Susukan, di wilayah Kecamatan Susukan.

Selain itu juga ada satu lagi angkutan rintisan dengan konsep yang sama beli layanan untuk anak sekolah yang ada di SMPN 2 Sumowono hingga SDN Lanjan dan SDN Ngadikerso. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp