SEMARANG, beritajateng.tv – Di tangan Putri Merdekawati (47), sampah bungkus pakan hewan peliharaan dibuat kerajinan menjadi eco handbag dengan beragam bentuk dan motif. Salah satunya menjadi tas dengan motif geometri khas pada film Squid Game.
Menariknya, Putri, mengreasikan bekas bungkus pakan hewan peliharaan si anak bulu (anabul) bersama sisa perca kain. Alhasil, jadilah produk fesyen eco handbag yang memiliki nilai guna.
Ide tersebut bermula dari kebiasaannya melihat banyak bungkus pakan hewan yang terbuang. Sebagai pemilik hewan peliharaan, Putri mengaku cukup sering menemukan kemasan tersebut menumpuk di tempat sampah.
“Saya punya anak bulu, jadi sering lihat bungkus makanannya itu langsung ke tempat sampah. Kalau melihat kok cuma dibuang-buang begitu. Itu banyak sekali, langsung dibuang-buang gitu,” katanya kepada beritajateng.tv, dalam pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Matahari Plaza Simpang Lima Semarang yang digelar bersamaan dengan rangkaian MTQ Nasional XXXI 2026, Rabu 16 September 2026.
Pemilik Batik Si Putri yang juga pengurus Paguyuban Galeri Sentra Batik Warna Alam Malon, Gunungpati, Semarang, itu mengatakan, material tersebut dinilainya memiliki kekuatan. oleh karenanya dipilih sebagai bahan kerajinan alternatif.
Pada proses pembuatannya, material sisa bungkus pakan anabul yang terkumpul tidak langsung digunakan. Benda-benda tersebut terlebih dahulu dibersihkan dan disterilkan sebelum dirangkai menjadi tas.
“Plastik yang kuat itu kami bersihkan dulu, sterilkan dulu, lalu kami rangkai. Ini sudah jadi hasil karya, sudah jadi handbag,” katanya.
Padukan Perca Batik
Keunikan eco handbag tersebut tidak hanya berasal dari bahan utamanya. Putri memadukan plastik bekas bungkus pakan dengan perca kain batik yang merupakan sisa dari proses produksi.
Kain perca tersebut dijahit dan dirangkai bersama material plasti. Sehingga menghasilkan tas dengan tampilan yang berbeda dari produk fesyen berbahan baru.
BACA JUGA: Potret Seniman Kaligrafi India Gori Yusuf Husen, Wariskan Teknik Klasik ke Penjuru Dunia
“Ini perca sisa kain batik. Buat hiasan di handbag biar lebih berwarna dan variasi,” katanya.





