SEMARANG, beritajateng.tv – Partai Buruh Jawa Tengah resmi menunjukkan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen dalam Pilgub 2024.
Ketua Partai Buruh Jawa Tengah, Aulia Hakim, menilai, Ahmad Luthfi paling paham soal nasib buruh. Tak terkecuali soal kesejahteraan dan upah.
Bahkan, saat Luthfi menggelar konsolidasi di Kabupaten Grobogan beberapa waktu lalu, Mantan Kapolda Jawa Tengah itu mendapat julukan ‘Bapak Buruh’.
BACA JUGA: Hari Pertama Kampanye, Ahmad Luthfi Sambangi Pasar Tradisional di Semarang, Cek Harga Pangan
Aulia membeberkan alasan Partai Buruh mendukung Ahmad Luthfi saat beritajateng.tv jumpai di Kampung Laut, Kota Semarang, Senin, 30 September 2024. Berikut rangkumannya:
1. Luthfi anggap PP 51/23 sulit bikin buruh sejahtera
Penetapan upah minimum provinsi (UMP) Jawa Tengah 2024 mengacu pada PP Nomor 51 tahun 2023. Aulia mengungkap, Luthfi pernah menyatakan gaji buruh tak akan cukup jika mengacu pada aturan tersebut.
Ucapan Luthfi itu, Aulia percayai, sebagai komitmennya untuk menyejahterakan buruh di Jawa Tengah.
“Pak Luthfi paham apa faktor fundamental kesejahteraan buruh di Jateng, itu adalah upah. Dia menyikapi itu sangat bijak, kalau pakai PP 51 memberatkan buruh karena sangat kecil,” ujar Aulia.
2. Sangsi terhadap PP 51/23, Partai Buruh percaya UMP akan naik saat Luthfi menjabat Gubernur
Pernyataan dari Luthfi bahwa PP 51/23 tak akan sejahterakan buruh bak kata-kata manis bagi Partai Buruh.
Aulia pun meyakini, upah akan naik saat Luthfi naik ke kursi Jateng 1. Ia mengaku, pihaknya selalu memberikan masukan kepada Luthfi tentang bagaimana cara menaikkan upah di Jawa Tengah tanpa langgar PP 51/23.
“Sudah pasti [optimis upah naik]. Saat Pak Luthfi mengucap ‘kenapa harus pakai PP 51 kalau kecil?’ Kami terus memberikan masukan kepada Pak Luthfi. Bagaimana cara menaikan upah tanpa PP 51 dan tanpa melanggar aturan di atasnya,” akunya.
BACA JUGA: Ahmad Luthfi Blusukan Pasar Sukoharjo, Pedagang Berebut Foto dan Sampaikan Keluhan
3. Luthfi janjikan daycare untuk buruh perempuan
Daycare yang Luthfi janjikan juga menjadi alasan Partai Buruh dukung kuat Ahmad Luthfi.
Menurutnya, biaya daycare per bulan di Kota Semarang capai Rp600 ribu. Jika harus membiayai sendiri, Aulia meyakini itu akan memberatkan buruh.
“Kalau ibunya buruh ga bisa mengasuh anak, dititipkan itu. Di Semarang biayanya hampir 600 ribu per bulan. Artinya, itu akan memotong pendapatan buruh. Dia akan dapat lebih ringan kalau ada kerja sama pemerintah dan perusahaan,” ucap Aulia.
4. Partai Buruh apresiasi jemputan karyawan yang akan digratiskan oleh Ahmad Luthfi
Selain daycare, Luthfi juga menjanjikan jemputan karyawan yang menjangkau lebih jauh.
Menurut Aulia, transportasi karyawan itu membantu buruh di Jawa Tengah yang upahnya kecil.
“Kemudian ada perluasan jemputan karyawan. Kami sangat menghargai, dan sangat tepat menurut kami ketika upah masih rendah. Transportasi diperluas ke kawasan industri dan kalau bisa digratiskan ke pemerintah,” tandas Aulia. (*)
Editor: Farah Nazila




