Hukum & Kriminal

Fakta-Fakta Kasus Penusukan di Semarang Utara: Kejadian Dini Hari, Pelaku Oknum TNI

×

Fakta-Fakta Kasus Penusukan di Semarang Utara: Kejadian Dini Hari, Pelaku Oknum TNI

Sebarkan artikel ini
Pembacokan Sompok | Gadis Banjarnegara | Tegal Pisau | Penusukan Semarang | kasus pembunuhan | Leher Korban
Ilustrasi senjata tajam dan darah. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Insiden penusukan yang melukai dua orang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, pada Minggu, 12 Januari 2025 dini hari.

Kejadian ini melibatkan seorang pelaku yang menurut dugaan sebagai oknum TNI. Berikut kronologi dan fakta-fakta dari peristiwa tersebut.

Sederet fakta kasus penusukan di Semarang Utara

1. Kejadian berlangsung dini hari dan menimpa dua korban

Seorang warga setempat, Agung (54), menjelaskan bahwa insiden berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB di depan gapura Griya Karang Branti. Agung mengetahui kejadian tersebut setelah warga lain beri tahu.

“Saya langsung keluar dan mendapati sudah ada korban. Saat itu saya segera menghubungi pihak berwajib,” katanya pada Minggu, 12 Januari 2025.

BACA JUGA: Baper Gegara Komenan Netizen, Oknum Polisi Ini Challenge “Tembak Kaki”, Auto Viral di Medsos

Dua orang menjadi korban dalam insiden ini, yakni Khoirul Muslimin, warga Kebonharjo, dan Syarif Abdulloh, warga Genuk.

Khoirul mengalami luka di dada kanan saat pamit pulang dari acara sunatan di Griya Karang Branti. Korban segera dibawa ke RS Panti Wiloso untuk mendapatkan perawatan.

2. Pelaku mengaku sebagai aparat dan melarikan diri

Menurut warga, pelaku bersama seorang satpam mendatangi korban dan meminta mereka bubar.

“Korban menjawab ingin pulang, tapi tiba-tiba tertusuk. Setelah itu pelaku mengaku sebagai aparat dan langsung melarikan diri,” ungkap Karjo, salah satu saksi mata.

BACA JUGA: Desak Pemecatan Kapolrestabes Semarang, Kuasa Hukum Keluarga Gamma: Masa Polri Bobrok karena Banyak Oknum?

3. Warga sempat mengejar, pelaku kabur ke pusat perbelanjaan

Warga berupaya melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur ke arah salah satu pusat perbelanjaan. Saat pengejaran, Syarif Abdulloh yang ikut membantu justru menjadi korban kedua. Ia terluka dan juga dilarikan ke rumah sakit.

4. Pelaku berakhir menyerahkan diri

Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Kumaidi, mengonfirmasi bahwa pelaku menyerahkan diri ke pihak berwenang pada pagi hari.