SEMARANG, beritajateng.tv – PDI Perjuangan Kecamatan Semarang Barat mulai memanaskan mesin partai menjelang Pemilu 2029.
Sebanyak 617 pengurus ranting resmi dilantik sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sekaligus regenerasi kader.
Pelantikan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Minggu (26/7/2026), menjadi momentum konsolidasi internal bagi Dewan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Semarang Barat.
Kepengurusan baru harapannya mampu memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan meningkatkan soliditas partai.
Ketua PAC PDI Perjuangan Semarang Barat, Femega Dian, mengatakan seluruh kepengurusan ranting berhasil dbentuk dalam waktu kurang dari satu bulan.
Menurutnya, percepatan itu dapat terwujud karena komunikasi yang intensif dengan seluruh elemen partai, termasuk pengurus lama.
“Kami tetap berjalan bersama pengurus ranting yang lama karena struktur itu sudah terbentuk. Melalui komunikasi dan konsolidasi yang baik, seluruh ranting di Semarang Barat akhirnya dapat terbentuk dalam waktu kurang dari satu bulan,” ujar Mega, sapaan Femega Dian.
BACA JUGA: Panaskan Mesin Partai, PDIP Kota Semarang Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Ia menegaskan, kepengurusan baru membawa semangat baru untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Fokus utama saat ini adalah mempererat konsolidasi internal, menyerap aspirasi warga, dan menjalankan program-program yang berpihak kepada masyarakat.
“Kami adalah pengurus baru dengan semangat baru. Target dari DPC Kota Semarang akan kami laksanakan dengan bekerja sebaik-baiknya. Prioritas kami adalah memperkuat konsolidasi, bekerja untuk rakyat, dan menyiapkan kekuatan menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
Mega menilai regenerasi kader menjadi salah satu kunci keberhasilan partai pada masa mendatang. Karena itu, PDI Perjuangan Semarang Barat akan membuka ruang lebih luas bagi kalangan milenial dan Gen Z untuk terlibat aktif dalam organisasi.
“Komposisi pemilih muda di Kota Semarang sangat besar. Sekitar 26 persen merupakan Gen Z dan sekitar 24 persen berasal dari kalangan milenial. Karena itu kami akan mengakomodasi anak-anak muda, tetapi tetap tidak melupakan kader senior. Kolaborasi lintas generasi akan menjadi kekuatan kami,” jelasnya.
Selain mendorong regenerasi, Mega juga mengajak lebih banyak perempuan untuk berpartisipasi dalam dunia politik.
Menurutnya, perempuan perlu memahami proses politik karena setiap kebijakan pemerintah akan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
“Perempuan harus melek politik. Harga kebutuhan pokok, pendidikan, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga dipengaruhi oleh kebijakan yang lahir dari proses politik. Karena itu saya mengajak perempuan di Semarang Barat untuk berani terlibat dan ikut mengambil peran,” tegasnya.
Melalui pelantikan 617 pengurus ranting tersebut, PDI Perjuangan Semarang Barat berharap struktur partai semakin solid hingga tingkat RW. (*)




