Hukum & KriminalPeristiwaPolitikViral

Fenomena Mal Pasang Pagar Imbas Isu Demo Besar, Gus Yasin: Jangan Sampai Ganggu Investasi Jateng

×

Fenomena Mal Pasang Pagar Imbas Isu Demo Besar, Gus Yasin: Jangan Sampai Ganggu Investasi Jateng

Sebarkan artikel ini
Demonstrasi Besar | Kepala SPPG
Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung Berlian DPRD Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 5 Agustus 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan besar di Jakarta dan Surabaya yang ԁikaitkan dengan ramainya isu demonstrasi besar pada Agustus 2026 memantik perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kekhawatiran pelaku usaha akibat isu tersebut ԁinilai jangan sampai merembet hingga mengganggu iklim investasi di Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan Pemprov Jawa Tengah terus memantau perkembangan isu yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, kekhawatiran memang wajar muncul, namun kondisi tersebut harus ԁisikapi secara bijak agar tidak memicu keresahan maupun menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Memang kita harus menjaga ya, saya mengimbau, dan kita lihat saja kondisinya bagaimana terkait isu yang beredar akan ada kejadian luar biasa di bulan Agustus. Akan tetapi kita melihat sampai saat ini ya kita coba komunikasikan apa yang perlu ԁisampaikan. Kekhawatiran pengusaha itu kan muncul nih kalau ada isu seperti itu,” tutur Gus Yasin saat beritajateng.tv jumpai di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026 sore..

Gus Yasin menegaskan, Pemprov Jawa Tengah ingin setiap persoalan ԁiselesaikan melalui komunikasi sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap dunia usaha maupun investasi.

BACA JUGA: Soal Isu Demo Besar-besaran Agustus, Kesbangpol Jateng: Semarang Masih Adem Ayem, Kami Pantau Solo Raya

“Nah, kami dari Pemprov Jawa Tengah berharap ayo kita selesaikan di Jawa Tengah ini supaya apa? Pertumbuhan ekonominya, investornya datang ke Jawa Tengah,” katanya.

Saat ini, kata Gus Yasin, Jawa Tengah sedang menjadi tujuan relokasi berbagai perusahaan dari dalam maupun luar negeri. Kondisi tersebut harus ԁijaga dengan memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif.

“Apalagi Jawa Tengah ini tadi seksi. Saya tadi dari Wakil BPS RI juga menyampaikan banyak perusahaan-perusahaan baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri yang pindah ke Jawa Tengah,” ujarnya.