Uniknya, tahun ini adalah kali pertama Festival Dalang berlangsung dalam dua kategori berbeda, yaitu anak dan remaja. Tujuannya, kata Sarosa, untuk lebih meningkatkan regenerasi seniman dalang muda di masa yang akan datang.
“Tahun lalu kami menyelenggarakannya masih campur anak dan remaja. Tahun ini terpisah supaya bisa memberikan wadah kepada generasi muda,” kata Sarosa saat beritajateng.tv temui di sela kegiatan.
BACA JUGA: Lestarikan Kesenian Wayang Kulit, Kota Semarang Gelar Festival Dalang Cilik di TBRS
Sarosa menyebut, antusias peserta tiap tahunnya mengalami peningkatan. Total, terdapat 20 peserta yang mendaftar, terdiri dari 9 orang di kategori anak dan 11 orang di kategori remaja.
Kategori anak sendiri ditujukan bagi para dalang cilik berusia 8 hingga 12 tahun. Sementara usia 12 hingga 15 tahun masuk kategori remaja.
Di tingkat grand final hari ini, juara 1 dari masing-masing kategori berhak mewakili Kota Semarang untuk maju ke Festival Dalang di tingkat provinsi.
“Dan tahun kemarin kita menjadi juara 2 tingkat nasional, harapannya juara tahun ini juga bisa maju ke tingkat provinsi dan nasional,” tandas Sarosa. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi