Olahraga

Festival SenengMinton 2025 Semai Cinta Bulutangkis Sejak Dini, Gelar Fun Games Tingkat SD di Semarang

×

Festival SenengMinton 2025 Semai Cinta Bulutangkis Sejak Dini, Gelar Fun Games Tingkat SD di Semarang

Sebarkan artikel ini
Festival SenengMinton 2025
Tantangan "Throwing The Shuttlecock" melempar kok ke dalam lubang target di Festival SenengMinton Semarang 2025, Kamis, 20 November 2025. (Foto: Dok. Bakti Olahraga Djarum Foundation)

Kemudian Throwing The Shuttlecock, siswa melempar kok ke dalam lubang target. Di Zig Zag Run, siswa berlari melalui halang rintang secara zig zag. Usai menyelesaikan seluruh perlombaan tersebut, peserta harus menekan tombol timer selesai.

Masing-masing permainan terancang untuk melatih motorik, koordinasi, serta mengenalkan dasar-dasar teknik bulutangkis dalam bentuk permainan yang menyenangkan.

Setiap sekolah mengirimkan 6 siswa kelas 1 yang terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Sedangkan untuk kelas 2 terdapat 10 peserta tiap sekolah dengan komposisi 6 putra dan 4 putri.

Pada kategori kelas 3, per sekolah mengirimkan 14 siswa yang terdiri dari  8 putra dan 6 putri. Usai Kudus, Solo, Purwokerto, dan Semarang, Festival SenengMinton 2025 juga akan berlangsung di Magelang pada 11 Desember mendatang.

Antusias Berkenalan dengan Dunia Bulutangkis

Semangat tinggi untuk ikut dalam Festival SenengMinton Semarang 2025 salah satunya datang dari SDN Bangunharjo yang mengirimkan 30 siswanya untuk berkompetisi menjadi yang tercepat.

Guru Olahraga SDN Bangunharjo, Sumadi, mengapresiasi dukungan penuh dari pihak sekolah dan wali murid yang antusias terlibat dalam upaya mengenalkan olahraga bulutangkis kepada para siswa yang sudah berjalan selama satu tahun kebelakang.

“Alhamdulilah kami mendapatkan support dari semua pihak untuk perlahan membangun kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis. Untuk pertama kalinya sekolah kami mengikuti Festival SenengMinton dan semoga ke depan hasilnya lebih baik. Kami berharap kegiatan perlombaan ini bisa terus berkelanjutan karena kami pasti akan ikut serta dalam kegiatan olahraga bulutangkis,” kata Sumadi.

BACA JUGA: Raih Super Tiket, 50 Atlet Muda Bulutangkis Masuk Babak Karantina di Asrama PB Djarum, Ini Daftarnya

Dari tengah lapangan, antusiasme tinggi tergurat di wajah Muhammad Abdul Karim Jaelani. Siswa kelas 3 SDN Bendan Ngisor itu berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 00:47.72. Rupanya Jae, sapaan akrabnya, didorong oleh sang ibu untuk berlatih bulutangkis sejak duduk di bangku kelas 2 SD.