SEMARANG, beritajateng.tv – Bioskop tanah air ramai dengan seputar film horor yang adaptasi dari kisah nyata. Salah satunya kini berjudul Eva Pendakian Terakhir.
Menariknya, film tersebut ternyata siap tayang besok di bioskop 2025. Menceritakan tentang bagaimana perjalanan seorang pendaki gunung dengan menghadirkan unsur mistis yang seram.
Sebelum menyaksikan di bioskop, yuk simak berikut sinopsisnya.
Sinopsis Film Eva Pendakian Terakhir
Film ini mengisahkan seorang perempuan yang tersesat dan hilang di gunung.
Ceritanya berawal dari Pasha, yang berencana mengajak pacarnya, Eva, untuk mendaki gunung bersama tiga teman mereka, yaitu Nisa, Joni, dan Vicky.
BACA JUGA: Rekomendasi Film Indonesia yang Siap Tayang di Awal Tahun 2025, Lengkap Semua Genre
Namun, perjalanan mereka berubah menjadi bencana ketika salah satu dari mereka melanggar pantangan yang masyarakat setempat telah yakini bersama.
Pelanggaran ini memicu gangguan dari penghuni gaib gunung. Akibatnya, Vicky mengalami kesurupan, Eva menghilang secara misterius, dan berbagai kejadian aneh lainnya mulai terjadi.
Situasi semakin mencekam ketika mereka bertemu Tentri, seorang perempuan yang dipasung karena dianggap mengikuti ajaran sesat bapaknya yang diduga bersekutu dengan iblis gunung.
Petaka besar pun menimpa Eva, teman-temannya, dan warga dusun di kaki gunung tersebut.
Adapun beberapa daftar pemain film Eva Pendakian Terakhir yakni Bulan Sutena, Keisya Alvaro, Axel Matthew Thomas. Selain itu juga terdapat Ilham Aji Santoso, Ashira Zamita dan Hana Kinasah.
Film ini menggabungkan elemen horor dengan nilai-nilai budaya yang berkaitan erat dengan penghormatan terhadap alam. Sebagai karya horor yang mengeksplorasi mitos dan kepercayaan lokal.
BACA JUGA: Berikut Daftar 8 Film Bioskop Terbaru yang Siap Tayang Awal Tahun, Genre Horor Masih Mendominasi!
Film ini menghadirkan berbagai pantangan yang harus ditaati oleh para pendaki gunung, khususnya yang berhubungan dengan penghormatan terhadap lingkungan.
Salah satu contohnya adalah aturan dalam pendakian gunung: “Perempuan yang sedang haid dilarang mendaki karena aroma darah dapat menarik binatang buas.”
Meskipun aturan ini mungkin terdengar tabu bagi sebagian orang, sebenarnya aturan tersebut berakar pada upaya melindungi ekosistem dan menjaga keseimbangan kehidupan di alam. (*)





