Teknologi BIM saat ini dan seterusnya menjadi instrumen teknologi wajib atau mandatory tool dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
Dengan tugas pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks, banyak dan sumber daya yang terbatas, teknologi BIM dapat membantu menjadi tool atau instrumen untuk menghasilkan produk infrastruktur yang efisien waktu dan biaya, serta minimalisasi eror dan risiko konstruksi.
Para tenaga kerja konstruksi dalam pelatihan BIM untuk pembangunan IKN akan tersertifikasi dan terlatih. Tentunya itu sesuai harapan dalam proyek IKN yakni melahirkan Generasi Indonesia Emas 2045 yang andal dan lihai dalam penguasaan teknologi.
Selain meningkatkan kompetensi, para tenaga kerja konstruksi yang mengikuti pelatihan di IKN ini juga tercatat dalam bursa tenaga kerja konstruksi baik nasional maupun internasional. Pencatatan tersebut yaitu secara database daring sehingga secara otomatis juga meningkatkan daya saing mereka di bursa kerja.
BACA JUGA: Perkuat Sektor Pertanian Pangan di Ibu Kota Baru, Otorita IKN Sediakan Lahan 24,7 Ribu Hektare
Pemberdayaan masyarakat
Terakhir pembangunan SDM andal untuk mencapai Generasi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan IKN Nusantara adalah dengan memberdayakan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan IKN, terutama kaum ibu-ibu.
Pemberdayaan ini salah satunya melalui program Solar Mum terhadap 50 ibu yang tinggal di sekitar IKN. Tujuan dari program ini selain memperkenalkan teknologi energi baru terbarukan (EBT) yakni energi surya kepada masyarakat, program Solar Mum juga memberikan pelatihan bagaimana ibu-ibu bisa merakit lampu surya.
Perakitan lampu surya ini bisa menjadi terobosan dalam pemberdayaan masyarakat. Khususnya kaum wanita di mana mereka mampu memproduksi lampu surya. Tentunya hal ini sangat penting bukan hanya di IKN Nusantara, namun juga di daerah lainnya.
Program Solar Mum yang mengenalkan perakitan lampu surya tentunya menjadi pangsa pasar baru dari pembangunan IKN Nusantara. Lampu surya produksi dalam negeri atau bisa kita katakan hasil orisinal dari IKN.





