Ekbis

Frekuensi Perjalanan Kereta Api Naik Saat Angkutan Lebaran 2025, Masyarakat Diimbau Waspadai Perlintasan

×

Frekuensi Perjalanan Kereta Api Naik Saat Angkutan Lebaran 2025, Masyarakat Diimbau Waspadai Perlintasan

Sebarkan artikel ini
Frekuensi Perjalanan Kereta Api Naik Saat Angkutan Lebaran 2025, Masyarakat Diimbau Waspadai Perlintasan
Petugas KAI mengimbau masyarakat agar waspada di Perlintasan Kereta Api karena frekuensi yang tinggi saat mudik lebaran. (Ellya/beritajateng.tv)

Selama periode tersebut, jumlah kedatangan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 32.272 penumpang. Selanjutnya Stasiun Semarang Poncol sebanyak 22.433 penumpang, Stasiun Tegal 21.334 penumpang, Stasiun Pekalongan 15.479 penumpang. Stasiun Pemalang 8.727 penumpang, Stasiun Cepu 7.615 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 5.912 penumpang.

Sedangkan untuk keberangkatan penumpang pada periode enam hari arus mudik tersebut, terdapat sebanyak 107.498 penumpang. Dengan rata-rata 17.916 penumpang per hari menggunakan kereta api menuju berbagai daerah dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Dengan jumlah penumpang berangkat tertinggi di periode tersebut terjadi di Stasiun Semarang Poncol sebanyak 38.330 penumpang. Dan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 33.333 penumpang, Stasiun Tegal 9.734 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.575 penumpang. Serta Stasiun Cepu 3.809 penumpang, Stasiun Pemalang 3.749 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 3.178 penumpang.

Hingga Kamis (27/3/2025) pukul 11.00 WIB, sebanyak 340.390 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran 2025 dari total 535.282 tiket yang tersedia.

Ini berarti sekitar 64 persen tiket sudah di pesan, dan tren penjualan masih terus meningkat.

Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan tiket perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi penjualan KAI lainnya.

“KAI terus berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur kereta api. Seperti bermain, berjualan, atau berfoto di rel,” tutup Franoto. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp