SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang saat ini memiliki gedung baru untuk pelayanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di Jalan Durian Raya, Banyumanik Semarang.
Sekretaris DP3A Kota Semarang, Noegroho Edy Rijanto mengatakan, gedung yang baru saja buka tersebut menyiapkan banyak pelayanan bagi masyarakat. Mulai dari konsultasi bersama psikolog hingga pendampingan berbagai masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Psikolog kita gandeng Upgris. Jadi jika ada permasalahan yang Komplek nanti kita akan bantu mediasi dan penyelesaiannya bisa berkelanjutan,” kata Noegroho, Selasa (28 Mei 2024).
BACA JUGA: DP3A Tekankan Pentingnya Etika Anak untuk Cegah Kekerasan
Ia mengatakan, selama ini pihaknya melakukan pendampingan terhadap warga yang membutuhkan di Kelurahan. Namun setelah ada gedung baru Puspaga, masyarakat bisa langsung datang dan menyelesaikan permasalahan.
“Kemarin ada satu orang yang datang kesini. Memang bangunannya masih baru dan akan kita sempurnakan di tahun ini. Selama ini kan kegiatan lewat UPTD makanya kita butuh kantor, dan sekarang sudah ada di sini,” bebernya.
Gedung Puspaga tersebut lengkap dengan fasilitas atau ruangan bermain anak. Sehingga bagi orang tua yang berkonsultasi tak perlu khawatir menitipkan anaknya, karena bisa bermain di ruang bermain.
“Jadi orang tuanya konsultasi, anaknya bisa main karena ada tempat bermainnya,” tuturnya.
Daycare Gratis Bagi Ibu Pekerja
Selain tempat konsultasi dan ruang bermain anak yang berada di lantai 2, di lantai 1 juga tengah menyiapkan bangunan daycare.
Daycare ini nantinya untuk masyarakat umum terutama mereka yang wanita pekerja dan harus menitipkan anak selama jam kerja.
“Daycarenya nanti dari pagi sampai sore kalau ibunya kerja. Ada tempat tidur, makan siang dan semua gratis,” jelasnya.
Hingga saat ini bangunan untuk daycare sendiri sedang proses pembangunan. Rencananya daycare tersebut nantinya bisa muat sebanyak 20 anak.
Sementara pengasuh nantinya merupakan tenaga dari Upgris dan UNNES yang memiliki kompetensi khusus.
“Rencana tahun ini akan buka Daycarenya. Buka dari Senin-Jumat. Tidak ada kriteria khusus yang penting anak usia 2 – 4 tahun,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





