“Dengan berbagai latar belakang profesi, pekerjaan bersatu menjadi satu. Nah ini wadahnya FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana). Ada 45 anggota yang terdiri akademisi, dari medis, dokter, media, ada dari Basarnas, sekdin-sekdin dari Dinas Infrastruktur, Perkim, DPU,” ujarnya.
Menurut dia, forum ini akan membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait mitigasi di Kota Semarang. (*)
Editor: Elly Amaliyah





