Sempat terkendala Pandemi Covid-19 yang membatasi pertemuan tatap muka, kini Gerkatin Semarang mulai aktif kembali dalam berbagai kegiatan positif, salah satunya adalah pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), baik untuk rekan-rekan tuna rungu maupun teman dengar.
Hal tersebut karena Bisindo bukan hanya untuk rekan-rekan tuna rungu, namun juga dapat dipelajari oleh teman dengar. Menurut Mahendra, memelajari Bisindo adalah salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh teman dengan dalam menerima rekan-rekan tuna rungu.
“Harapan saya, teman dengar mau menerima kami tanpa mendiskriminasi dan membeda-bedakan, kita sama-sama ciptaan Tuhan, yang beda hanya komunikasinya,” pungkasnya (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





