Gaya Hidup

Harga Pertamax April 2026 Naik Rp17.000 Per Liter, Hoax atau Fakta?

×

Harga Pertamax April 2026 Naik Rp17.000 Per Liter, Hoax atau Fakta?

Sebarkan artikel ini
Asyik, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun Per September 2024
Ilustrasi BBM Non Subsidi, Pertamax Series dan Dex Series. (Doc. Pertamina)

SEMARANG, beritajateng.tv – Berdasarkan sejumlah sumber, beredar dokumen yang memuat informasi mengenai penyesuaian harga BBM terbaru yang kabarnya akan berlaku mulai April 2026.

Dalam dokumen itu tertera bahwa harga BBM non-subsidi berpotensi mengalami kenaikan cukup tinggi. Salah satu contohnya adalah Pertamax yang kabarnya bisa mengalami kenaikan mencapai Rp17.850 per liter.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari PT Pertamina terkait informasi tersebut.

Sementara itu, dugaan yang beredar menyebutkan bahwa potensi kenaikan harga yakni pengaruh dari melemahnya nilai tukar rupiah serta meningkatnya indeks pasar.

BACA JUGA: Polres Salatiga Siagakan Layanan BBM Mobile Sipolan, Bantu Pemudik Kehabisan Bensin di Jalan

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya penyesuaian harga.

Menanggapi kabar ini, sejumlah pihak mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.

Adapun berikut ini beberapa daftar harga BBM non-subsidi yang prediksinya akan mengalami kenaikan harga.

Prediksi Harga BBM non-subsidi

Pertamax yakni Rp17.850 per liter (kurang lebih naik sekitar Rp5.500), Pertamax Green yakni Rp19.150 per liter (kenaikan harga sekitar Rp6.250).

BACA JUGA: Kehabisan BBM di Jalan Saat Mudik? Pertamina Siapkan Layanan Motoris

Adapun Pertamax Turbo yakni Rp19.450 per liter (kenaikan harga sekitar Rp6.350 per liter) dan Dex yakni Rp23.950 per liter (kenaikan harga sekitar Rp9.450 per liter).

Terakhir yakni Dexlite dengan harga Rp23.650 per liter (kenaikan harga sekitar Rp9.450 per liter).

Meski informasi ini belum pasti adanya, namun kita perlu bersiap untuk menghadapi lonjakan harga BBM ke depan apabila akan terjadi.

Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui perkembangan terkini dalam menghadapi tantangan masa depan.

Muhammad Baron selaku Vice President Corporate Communication PT Pertamina menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak resmi adanya.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujar Baron.