Air Sumur Mengandung Bakteri E. coli
Selain sampel makanan, pemeriksaan juga terhadap sumber air yang berada di dapur SPPG Sukorejo 2.
Berdasarkan data pemeriksaan bakteriologis, air sumur mengandung E. coli sebanyak 200. Sementara air yang untuk memasak memiliki kandungan E. coli 0 atau negatif.
BACA JUGA: Ratusan Siswa Keracunan MBG di Blora, BGN Pecat Kepala SPPG Sukorejo 2
Nur Bestia mengatakan, air sumur tersebut tidak untuk memasak, melainkan untuk mencuci. Sedangkan air untuk memasak memakai air minum isi ulang.
“Air sumur untuk mencuci, yang masak air ulang/minum,” kata Nur Betsia.
Penyebab Keracunan Berbagai Faktor
Nur Betsia mengatakan, keberadaan E. coli tetap dapat menjadi salah satu faktor keracunan makanan. Tentunya apabila proses pengolahan makanan tidak sesuai prosedur.
Dia mengatakan, dugaan penyebab kejadian tersebut tidak hanya berkaitan dengan satu faktor saja.
Dia bilang, temuan E. coli pada air sumur dan bakteri dari kelompok Bacillus pada sampel makanan, bisa menjadi penyebab keracunan.
Apalagi ada pengaruhi proses penyimpanan, pengolahan, pemorsian hingga distribusi makanan. (*)
Editor: Diaz A Abidin





