Gaya Hidup

Heritage Brass Makin Eksis dengan Manfaatkan Platform Online Tokopedia

×

Heritage Brass Makin Eksis dengan Manfaatkan Platform Online Tokopedia

Sebarkan artikel ini
Heritage Brass
Mita Nurul Fajar Indah selaku pemilik Heritage Brass menunjukan kerajinan usahanya menggunakan bahan kuningan yang laris di platform Tokopedia. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Heritage Brass, salah satu UMKM asal Semarang yang bergerak di industri mebel bermaterial kuningan.

Heritage Brass kini kembali eksis dengan memanfaatkan teknologi untuk platform online untuk mengembangkan bisnis.

Pemilik usaha Heritage Brass, Mita Nurul Fajar Indah mengatakan platform online Tokopedia berkontribusi signifikan terhadap penjualan Heritage Brass.

“Berkat pemanfaatan platform online. Saya bisa meneruskan usaha keluarga saya yang sudah berdiri puluhan tahun dan hasilnya sangat signifikan,” ucap Mita sapaan akrabnya.

Mita mengaku memilih melanjutkan usaha keluarga yang telah berdiri sejak 20 tahun yang bergerak di industri mebel bermaterial kuningan. Dan hal tersebut menuntut Mita untuk berinovasi dalam marketing seperti yang dijalaninya dengan platform Tokopedia.

“Sekitar 10 tahunan yang lalu, pasar mebel sedang terpuruk dan bisnis kami terkena imbasnya. Kemudian pada 2015 orang tua saya pun menawarkan saya untuk mencoba memasuki dunia bisnis. Dengan menjual aksesori rumah berbahan kuningan secara konvensional di pasar lokal. Saya pun mulai mencari jalan agar tidak mengandalkan penjualan offline saja. Dan akhirnya saya putuskan untuk berjualan online di Tokopedia,” jelas Mita.

Mita mengaku tantangan terbesar untuk memulai bisnis secara online adalah kategori produk aksesori kuningan yang belum ada di marketplace.

Heritage Brass Berdayakan Perajin Lokal

“Meskipun pasarnya masih sangat kecil, namun saya tidak putus harapan. Tidak hanya fokus pada menjual material pembuatan produk saja. Namun saya mulai memanfaatkan kategori Rumah Tangga di Tokopedia, karena sesuai dengan jenis produk Heritage Brass. Pengiriman terjauh Heritage Brass selama kuartal I 2023 bahkan terjadi dari Kota Semarang ke Kota Banda Aceh,” terangnya.

Demi mendukung laju bisnis. Heritage Brass yang telah memberdayakan perajin lokal kuningan daur ulang dari Juwana, Jawa Tengah. Ia rutin mengikuti berbagai program kampanye di Tokopedia.

“Omzet yang kami peroleh lewat Tokopedia bisa mencapai puluhan juta. Meningkat hampir dua kali lipat di banding sebelum bergabung di Tokopedia,” ucap Mita.

“Selain itu, saya juga mengikuti sejumlah kampanye di Tokopedia. Seperti Waktu Indonesia Belanja (WIB), Home Living SALEbrations, Flash Sale, Kejar Diskon. Dan tidak lupa menggunakan fitur Banner Toko untuk memaksimalkan tampilan toko agar lebih menarik. Dengan mengikuti berbagai kampanye dan memaksimalkan fitur, saya banyak mendapatkan pembeli baru,” tambahnya.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz mengatakan bahwa masyarakat Kota Semarang memiliki minat yang tinggi terhadap produk-produk. Di kategori Makanan & Minuman, Kesehatan, Otomotif, Pertukangan, serta Handphone & Tablet.

Hal ini juga membuka peluang bagi penjual dan pelaku bisnis di kota tersebut untuk mengembangkan usaha mereka di kategori-kategori tersebut.

Menarik untuk di lihat bagaimana perkembangan transaksi di kategori-kategori tersebut ke depannya dan bagaimana pelaku bisnis dapat memanfaatkan informasi ini untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka di Kota Semarang.

Berdasarkan data internal Tokopedia. Jumlah penjual yang mengikuti kampanye Home Living SALEbrations di Kota Semarang juga mengalami kenaikan. Kenaikan lebih dari dua kali lipat pada bulan April 2023 di bandingkan rata-rata tiga bulan sebelumnya.

Program Tokopedia Bantu Peningkatan Penjualan Heritage Brass

Tokopedia di sisi lain mencatat program WIB di Semarang meningkat pada kuartal 1 tahun 2023 di banding kuartal 1 tahun 2022.

Masih pada periode yang sama, peningkatan transaksi WIB terjadi di Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah, seperti Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kab. Semarang.

Sedangkan disisi lainnya Kecamatan di Kota Semarang yang mengalami peningkatan transaksi WIB pada periode sama. Yakni Kecamatan Tugu, Banyumanik, Semarang Tengah, Semarang, Tembalang.

Tren tersebut turut di dorong oleh berbagai kampanye inisiatif Hyperlocal. Serta upaya Tokopedia dalam mendukung UMKM lokal agar meraja di negeri sendiri.

“Dengan mengusung teknologi geo-tagging. Tokopedia mendekatkan penjual dengan pembeli setempat agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama. Untuk bertumbuh tanpa perlu pindah ke kota besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” jelas Rizky.

“Tokopedia berharap melalui berbagai kampanye inisiatif hyperlocal yang di hadirkan dapat terus mendukung pelaku usaha di Indonesia. Khususnya UMKM. Untuk memaksimalkan strategi penjualan agar dapat mempertahankan bahkan meningkatkan transaksi,” tutup Rizky. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp