Untuk siswa Paud/KB dan TK di layani pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Sedangkan untuk SD dan SMP MBG dilayani pada pukul 09.00 – 10.00 WIB.
Sementara untuk siswa SMK, MBG di layani pukul 11.00 WIB. “Komposisi menu setial harinya terdiri dari karbohidrat, protein nabati, hewani dan buah,” jelasnya.
Hilda juga menyampaikan, penyiapan makanan ini bekerja sama dengan mitra swasta yang memiliki dapur memasak di salah satu rumah makan.
Berdasarkan pendataan, ada lebih dari 4.000 siswa yang akan menerima manfaat dari program MBG di se-wilayah Kecamatan Jambu.
BACA JUGA: Bagaimana Menu MBG di Semarang Selama Bulan Ramadan? Begini Penampakannya!
Sehingga perencanannya, akan ada penambahan satu SPPG lagi. Sedangkan untuk melayani siswa penerima manfaat MBG di se-Kabupaten Semarang rencananya ada 54 titik SPPG.
Pelayanan MBG oleh setiap SPPG diberikan untuk lima hari kerja setiap pekan. “Untuk hari libur dan tanggal merah tidak ada pelayanan MBG,” tambah Hilda.
Selain Bupati Semarang, peresmian program MBG di Kecamatan Jambu ini juga terhadiri oleh sejumlah Forkopimda Kabupaten Semarang. (*)
Editor: Farah Nazila