Peristiwa

Imbas Laka Truk Tangki di Purworejo, Polda Jateng Evaluasi Jalur Kalijambe yang Rawan Kecelakaan

×

Imbas Laka Truk Tangki di Purworejo, Polda Jateng Evaluasi Jalur Kalijambe yang Rawan Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
jalur Kalijambe
Truk sumbu tiga mengalami kecelakaan di jalur Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa, 11 November 2025. (Foto: Dok. Antara/Heru Suyitno)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepolisian menaruh perhatian khusus terhadap jalur Kalijambe, Purworejo, yang kembali memakan korban jiwa. Polda Jawa Tengah memastikan kecelakaan yang menewaskan satu orang pada Selasa, 12 November 2025, kini tengah didalami penyebabnya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyebut pihaknya sudah mengevakuasi seluruh korban dan menindaklanjuti penanganan pascakecelakaan.

“Selasa pagi sekitar pukul 04.45 WIB di jalur dari arah Magelang ke Purworejo, tepatnya Jalan Kalijambe, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk Hino dengan dua kendaraan mobil,” ujar Artanto saat beritajateng.tv jumpai di lobi Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 11 November 2025 sore.

Akibat peristiwa itu, Artanto mengungkap satu penumpang truk bernama Sutrisno meninggal dunia di tempat kejadian. Polisi telah mengevakuasi korban ke rumah sakit dan melakukan olah TKP di lokasi.

Selain penyelidikan, kata Artanto, petugas juga berkoordinasi dengan instansi lain, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga sekitar, untuk membersihkan tumpahan solar dari badan jalan.

BACA JUGA: Imbas Kecelakaan Truk vs Angkot Purworejo, Dinas Perhubungan Jateng Ganti Rambu Gigi Rendah jadi Gigi Satu

“Hal ini dilakukan agar jalur segera bisa digunakan kembali dan tidak membahayakan pengguna jalan lain,” katanya.

Menanggapi seringnya kecelakaan di jalur tersebut, Artanto memastikan persoalan ini menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah.

“Hal ini menjadi bahan evaluasi dari pihak kepolisian dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah terhadap banyaknya laka lantas di lokasi tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas di wilayah rawan tersebut tengah dibahas bersama pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan.

“Rekayasa lalu lintas seperti apa yang akan berjalan oleh pihak lalu lintas beserta stakeholder lain dengan Dinas Perhubungan, kita tunggu saja perkembangan seperti apa. Yang utama adalah bagaimana kami melakukan tindakan pertama dulu, menanggulangi dan menangani kasus laka lantas ini,” terangnya.

Polisi belum bisa pastikan apakah kecelakaan truk di jalur Kalijambe gara-gara rem blong

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kendaraan mengalami kendala teknis, namun kepastian baru akan polisi umumkan setelah pemeriksaan selesai.

“Penyebabnya masih dalam penyelidikan dan pendalaman oleh penyidik satuan lalu lintas Polres Purworejo. Ini akan kami informasikan perkembangannya,” ujar Artanto.

Ia menuturkan, sopir truk saat ini juga mengalami luka berat dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Pemeriksaan terhadap sang sopir baru bisa berlangsung jika kondisi fisiknya memungkinkan.

“Pemeriksaan singkat terhadap pengemudi akan berlangsung hari ini, tapi penyidik akan menilai waktu dan kesempatan yang tepat karena pengemudi juga mengalami luka berat,” terang dia.

Selain korban meninggal, polisi mencatat beberapa penumpang truk dan pengendara mobil mengalami luka. “Rata-rata luka berat namun masih sadar,” kata Artanto.

Terkait muatan truk tangki yang menurut dugaan membawa solar untuk industri atau pemasok, penyidik juga masih mendalami keterangan pengemudi.

BACA JUGA: Truk Kecelakaan Maut di Purworejo Tak Berizin, Kemenhub: Akan Ada Sanksi Tegas

“Masih dalam pemeriksaan terhadap pengemudi truk tersebut. Solar untuk apa masih kami dalami,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo telah melarang truk bersumbu tiga melewati jalur Kalijambe karena daerah tersebut rawan kecelakaan.

“Ada beberapa kejadian yang memang keputusan kami itu untuk melarang sumbu tiga lewat di jalur ini, dengan asumsi bahwa kejadian yang kemarin itu akan memiliki potensi yang terulang kembali, ini ternyata terulang lagi. Kami ya berharap kepada pemilik sumbu tiga untuk bisa menghindari jalur lewat sini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Purworejo, Agus Widiyanto, Selasa, 11 November 2025, melalui Antara.

Ia menuturkan, di Purworejo itu masih terpampang larangan kendaraan sumbu tiga untuk lewat sehingga harus melalui jalur yang lain mengingat di ruas tersebut potensinya kecelakaan lalu lintas sangat tinggi.

“Kami akan berkoordinasi tentunya dengan Provinsi Jateng, dengan Kabupaten Magelang, dengan Purworejo, agar efektif untuk kami lakukan imbauan melarang itu,” katanya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp