Tak hanya itu, pihaknya juga ingin membantu dosen-dosen di Jawa Tengah untuk melanjutkan studi S-3 di Melaka. Terlebih, kata dia, biaya hidup Melaka dan Kota Semarang tak jauh beda.
“Kami di sini mau membantu supaya dosen dapat belajar di Melaka, yang mana cost hidup, kalau saya dimaklumkan oleh anak-anak Udinus itu lebih kurang sama seperti Semarang,” pungkasnya.
Gus Yasin ungkap akan ada pertukaran pelajar dan mahasiswa Jateng ke Melaka
Sementara itu, Gus Yasin menyoroti banyaknya industri yang dibawahi oleh Holding UTeM Industry. Menurutnya, Jawa Tengah bisa berkolaborasi di bidang pertanian.
“Bisa kita kembangkan terkait pertanian, ada pupuk yang kita bahas lebih lanjut, pengolahan limbah, ada juga mesin mekanik yang diberikan dari UTeM ke Jateng,” ungkap Gus Yasin.
Selain itu, Gus Yasin mengungkap akan ada pertukaran pelajar dari Jateng ke sekolah di Melaka, begitu pula sebaliknya.
“Nanti kami akan melakukan pertukaran pelajar SMK ke UTeM maupun dari Melaka belajar di Jateng. Nanti akan dibahas, ada 10 kampus di Jateng untuk berbicara soal itu,” pungkas Gus Yasin. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





