Gaya Hidup

Idul Adha Sebentar Lagi, Berikut Niat dan Tata Cara Berkurban

×

Idul Adha Sebentar Lagi, Berikut Niat dan Tata Cara Berkurban

Sebarkan artikel ini
amalan sunnah idul adha
Ilustrasi. Dalam perayaan Idul Adha perlu diketahui bahwasanya terdapat sejumlah amalan sunah sebelum dan sesudah salat Idul Adha. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Lebaran Idul Adha yang identik dengan hewan qurban kini memiliki arti tersendiri dalam Islam.

Penyembelihan hewan qurban tersebut berlangsung pada 10-13 Dzulhijjah. Hanya saja hukum berqurban dalam Islam hukumnya tidak wajib, bagi yang mampi saja.

Berikut ini akan beritajateng.tv bagikan informasi seputar niat dan tata cara berkurban. Simak artikel ini sampai selesai supaya tidak ada informasi yang terlewatkan.

Idul Adha 2026

Secara bahasa, kata qurban berasal dari bahasa Arab qaruba yang berarti “dekat”. Dalam praktiknya, umat Muslim menjalankan ibadah qurban dengan menyembelih hewan tertentu sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

BACA JUGA: Jelang Idul Adha, Pemkab Blora Genjot Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku

Qurban tidak hanya bermakna sebagai kegiatan sosial atau tradisi tahunan, tetapi juga sebagai ibadah yang memiliki dasar hukum yang jelas dalam Al-Qur’an dan Hadits.

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

Adapun jenis hewan yang sah untuk qurban yakni hewan kambing atau domba (1 orang), sapi atau kerbau (maksimal 7 orang) terakhir yakni unta (maksimal 1 orang).

Agar ibadah kurban sah menurut syariat, hewan yang digunakan harus memenuhi ketentuan usia minimal yang telah ditetapkan. Kambing atau domba harus berusia minimal satu tahun atau sudah berganti gigi.

Sapi dan kerbau minimal berusia dua tahun, sedangkan unta harus berusia minimal lima tahun. Hewan yang belum mencapai batas usia tersebut tidak memenuhi syarat dan tidak sah jika menjadi hewan kurban.

BACA JUGA: KAI Catat 27 Ribu Penumpang Padati Stasiun Daop 4 Semarang, Puncak Libur Idul Adha

Tata cara berkurban bermula dengan menanamkan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Sebelum penyembelihan berlangsung, hewan kurban alangkah baiknya menghadap ke arah kiblat.

Saat menyembelih, sunnah untuk membaca kalimat “Bismillah Allahu Akbar” sebagai bentuk menyebut nama Allah. Proses penyembelihan juga harus menggunakan pisau yang tajam agar hewan tidak tersiksa.

Selain itu, penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran pernapasan, kerongkongan, serta dua pembuluh darah utama agar hewan mati dengan sempurna sesuai syariat Islam. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp