Jateng

Jelang Idul Adha, Pemkab Blora Genjot Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku

×

Jelang Idul Adha, Pemkab Blora Genjot Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Petugas kesehatan hewan dari DP4 sedang menyuntikan vaksin PMK ke sapi. (Heri/beritajateng.tv)
Keterangan Foto : Petugas kesehatan hewan dari DP4 sedang menyuntikan vaksin PMK ke sapi. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Idul Adha. Langkah ini untuk mencegah penyebaran penyakit pada ternak, khususnya hewan kurban.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DP4 Blora, Rasmiyana, mengatakan ketersediaan hewan kurban di Blora tergolong melimpah. Bahkan, selain mencukupi kebutuhan lokal, Blora juga memasok ternak ke sejumlah daerah lain.

“Untuk antisipasi PMK, kami terus menggalakkan vaksinasi, terutama pada ternak yang akan jadi hewan kurban,” ujar Rasmiyana.

BACA JUGA: Rayakan Idul Adha 1446 H, XLSMART Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Ia menjelaskan, vaksinasi telah terlaksana di berbagai wilayah, salah satunya di Desa Temurejo, Kecamatan Blora, dengan menyasar sapi milik peternak. Selain itu, vaksinasi juga terlaksana pada ternak milik pedagang maupun pengepul.

Pada tahun 2026, Blora mendapatkan alokasi 60 ribu dosis vaksin PMK dari APBN. Hingga saat ini, sekitar 9 ribu dosis telah disuntikkan, sementara sisanya akan ditargetkan rampung hingga akhir tahun.

Meski begitu, jumlah tersebut ternilai masih belum mencukupi. Pasalnya, populasi sapi di Blora mencapai sekitar 176 ribu ekor.

Sementara itu, kasus PMK di Blora pada 2026 hingga April tercatat sekitar 30 kasus, namun tidak sampai menyebabkan kematian ternak.

BACA JUGA: Shalat Idul Adha di Tengah Bangunan Heritage Lawang Sewu Semarang, Ibadah Sembari Wisata Sejarah

Rasmiyana menyebut, munculnya kasus PMK terpicu beberapa faktor, di antaranya pembelian ternak baru serta aktivitas pedagang di pasar hewan yang berpindah-pindah.

“Kami mengimbau peternak untuk lebih waspada dan memastikan ternaknya divaksin agar penyebaran PMK bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp