“Yang berikutnya, nanti kalau misalkan di sekolah-sekolah ԁilakukan gemar makan ikan dua kali seminggu ini lebih meningkat lagi protein-protein yang ԁidapat. Dari sisi kesehatan juga lebih meningkat lagi,” tandasnya.
BACA JUGA: Menu MBG yang Anda Terima Jelek? Lapor Saja ke Aplikasi Jaga Dapur MBG
Target Konsumsi Ikan Nasional 26,83 Kg per Kapita pada 2029
Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan, peningkatan konsumsi ikan merupakan bagian dari implementasi Perpres Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gemarikan.
Ia menyebut pemerintah menargetkan konsumsi ikan nasional pada 2029 mencapai 26,83 kilogram per kapita per tahun. Target tersebut ԁiharapkan dapat meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi perikanan nasional.
“Bapak Presiden mengamanatkan kepada Bapak Menko Pangan untuk mengkoordinasikan ini, untuk melakukan langkah-langkah dalam rangka meningkatkan asupan dari ikan nasional. Asupan ikan nasional kita targetnya di tahun 2029 di angka sekitar 26,83 kg per kapita per tahun,” tutur Hanif.
Khusus Jawa Tengah, Hanif mengatakan pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Pasalnya, kata dia, tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah ԁisebut belum termasuk tinggi ԁibandingkan daerah lain secara nasional.
Pihaknya menambahkan, pelaksanaan Gemarikan akan melibatkan 23 kementerian dan lembaga, seluruh gubernur, serta bupati dan wali kota. Koordinasi tersebut ԁiharapkan tidak hanya meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.
“Terkhusus Jawa Tengah, kami sudah berharap banyak, bahwa Jawa Tengah harus segera mengambil langkah yang fundamental di dalam rangka meningkatkan tingkat konsumsi ikan di masyarakatnya. Karena tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah tidak termasuk yang besar dalam skala nasional,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





