BLORA, beritajateng.tv – Akibat banjir bandang di Grobogan, jalur kereta api terpaksa ditutup, dan 300-an tiket penumpang dari Stasiun Cepu pun dibatalkan. Rute tersebut tak dapat kereta lalui lantaran luapan air yang menggenangi jalur.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebutkan bahwa pembatalan tiket perjalanan dari Stasiun Cepu terjadi sejak banjir pertama kali melanda pada 21 Januari lalu dan masih berlanjut hingga kini.
Meskipun air sempat surut sehari sebelumnya, kondisi jalur tak membaik dan malah kembali terendam.
BACA JUGA: Banjir Bandang, Ratusan Rumah Warga di Blora Terendam Hingga Setinggi Satu Meter
“PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang kembali menutup jalur KA pada KM 32+5/7 antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati akibat luapan air,” ungkap Franoto, Selasa, 28 Januari 2025/
Pada Jumat, 24 Januari 2025 lalu, sekitar pukul 22.25 WIB, luapan air kembali terjadi di sekitar jalur KA. Untuk memastikan keselamatan perjalanan, jalur tersebut tutup sementara karena adanya longsor oleh banjir.
Sebelumnya, jalur ini sempat buka kembali setelah perbaikan dan kondisi air menyurut; namun, sayangnya banjir kembali melanda.
BACA JUGA: Rekrutmen CPNS Formasi Dokter Spesialis di Blora Sepi Peminat, Dinas Kesehatan: Hampir Tidak Ada
Sebagai imbas dari bencana ini, PT KAI juga melakukan pengalihan rute sejumlah kereta menuju jalur selatan melalui Gambringan-Gundih.
Franoto Wibowo pun meminta maaf kepada penumpang atas keterlambatan perjalanan kereta akibat bencana tersebut.
BACA JUGA: Kebakaran Hebat Landa Puluhan Kios Pasar Induk Cepu Blora, Dugaannya Akibat Arus Pendek
“Kami berharap pelanggan yang sudah membeli tiket tetapi memilih untuk membatalkan tidak perlu khawatir, karena uang pembelian tiket akan kami kembalikan 100 persen,” paparnya.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi penumpang dan pihak berwenang untuk terus memantau situasi dan mengupayakan keselamatan dalam perjalanan kereta api di wilayah terdampak banjir. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





