Nasional

Impor Minyak Tinggi, Ditjen Migas Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026

×

Impor Minyak Tinggi, Ditjen Migas Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026

Sebarkan artikel ini
minyak dan gas bumi
Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Muhammad Rizwi Jinalisaf Hisjam, dalam Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) Tahun 2026 di Hotel Tentrem Semarang, Selasa, 12 Mei 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Pemerintah pusat saat ini terus memperkuat dukungan melalui penyederhanaan regulasi, penyediaan insentif, serta penguatan infrastruktur energi nasional. Namun ia menilai keberhasilan investasi energi tetap sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah.

Alhasil, pemerintah pusat meminta daerah mempercepat proses perizinan, memberi kepastian tata ruang, menjaga kondusivitas investasi, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat lokal.

“Sementara itu, pemerintah daerah harapannya dapat memberikan dukungan di antaranya mempercepat proses perizinan. Juga memberikan kepastian tata ruang, menjaga kondusivitas investasi, serta memfasilitasi komunikasi dengan masyarakat lokal,” jelasnya.

Rizwi mengatakan pemerintah saat ini terus melakukan reformasi regulasi untuk menciptakan iklim investasi energi yang lebih kompetitif dan menarik. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa investor juga membutuhkan kepastian hukum dan tata kelola yang sehat dari pemerintah daerah.

“Berbagai insentif juga terus didorong mulai dari kemudahan perizinan, insentif fiskal, dukungan pembiayaan, hingga penguatan kepastian usaha karena itu kami mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menghadirkan tata kelola yang transparan dan akuntabel, mempercepat layanan perizinan, mengurangi hambatan birokrasi, serta memberikan kepastian hukum bagi investor,” tandas Rizwi. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp