Gaya Hidup

Intip Daftar Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri, Kisahnya Berlatar Indonesia Tahun 2027

×

Intip Daftar Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri, Kisahnya Berlatar Indonesia Tahun 2027

Sebarkan artikel ini
Daftar pemain film Pengepungan di Bukit Duri
Daftar pemain film Pengepungan di Bukit Duri. (instagram/@comeandseepictures)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bukan lagi soal film horor, kali ini Joko Anwar akan menghadirkan sebuah film sejarah Indonesia berjudul Pengepungan di Bukit Duri. Film ini menjadi topik yang menarik, terutama bagi para penggemar sejarah.

Ceritanya disusun dengan sangat rapi, diharapkan dapat memberikan pengalaman menonton yang luar biasa.

Film ini tidak hanya menghadirkan aksi yang menegangkan, tetapi juga mengungkap dilema moral dan etika di tengah krisis sosial yang semakin memburuk.

Dengan cerita yang sarat emosi dan nilai-nilai perjuangan, film ini berpotensi menghidupkan kembali narasi tentang perjuangan hak-hak sosial.

BACA JUGA: Daftar 3 Film Terbaru Mulai dari Drama Religi hingga Horor, Tayang di Netflix Sekarang

Peran aktor dan aktris berbakat juga menjadi salah satu daya tarik utama dalam film ini. Maka dari itu berikut akan beritajateng.tv bagikan informasi terkait daftar pemainnya.

Daftar Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri

Beberapa daftar pemain tersebut sepertihalnya Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Pitrashata Malasan, Satine Zaneta, Farandika. Selain itu juga ada Fatih Unru, Florian Rutters, Dewa Dayana dan Sandy Pradana.

Film bioskop berjudul Pengepungan di Bukit Duri mengambil latar belakang pada tahun 2027. Kisah dalam film ini bakal menggambarkan bagaimana Indonesia dalam keadaan sosial yang begitu kacau.

Kondisi tersebut lantaran adanya sebuah intimidasi serta kebencian rasial.

Cerita ini mengikuti Edwin, seorang guru pengganti yang diperankan oleh Morgan Oey, yang ditugaskan mengajar di SMA Duri, sebuah sekolah yang dikenal sebagai tempat bagi siswa-siswa bermasalah.

BACA JUGA: Berikut 3 Daya Tarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Hadirkan Sinematografi yang Menarik

Edwin terjerat dalam dunia berbahaya di sekolah tersebut, di mana ia harus menghadapi siswa-siswa yang agresif dan terlibat dalam kekerasan.

Edwin berusaha mencari keponakannya yang hilang setelah menerima permintaan terakhir dari kakaknya sebelum meninggal.

Keadaan semakin rumit ketika Edwin dan keponakannya terjebak di sekolah saat kerusuhan sosial melanda kota. Penasaran terkait lanjutan dari kisah tersebut? nantikan tayangnya pada 17 April 2025 mendatang. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp