EkbisGaya HidupNews Update

IOH Catatkan Kinerja Positif, Laba Naik 48,9 Persen di 2022

×

IOH Catatkan Kinerja Positif, Laba Naik 48,9 Persen di 2022

Sebarkan artikel ini
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha didampingi jajaran managemen, di Kantor Indosat Semarang, Senin (13/2/2023). (Ellya - beritajateng.tv)

SEMARANG, 13/2 (beritajateng.tv) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melaporkan kinerja keuangan 2022 dengan total pendapatan naik sebesar 48,9 persen YoY atau Rp31.388,3 miliar menjadi Rp46.752,3 miliar.

IOH terus mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia dengan performa yang solid di satu tahun pascamerger sepanjang tahun 2022.

“Kami senang dapat mengumumkan pencapaian keuangan dan operasional di tahun pertama IOH resmi beroperasi di Indonesia. Seluruh indikator menunjukkan hasil yang positif,” kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, di Semarang, Senin (13/2/2023).

EBITDA, kata Vikram, tercatat sebesar Rp19.468,7 miliar atau naik sebesar 40,2 persen dengan margin EBITDA tercatat sebesar 41,6 persen pada 2022. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4.723,4 miliar.

Hal positif lainnya, lanjutnya, pelanggan seluler perusahaan meningkat 62,5 persen menjadi 102,2 juta dengan pertumbuhan lalu lintas data sebesar 91,8 persen di tahun 2022, berkontribusi pada kenaikan pendapatan Data sebesar 61,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pelanggan IOH di Regional Central and West Java (CWJ) tercatat mengalami peningkatan 65 persen per akhir Desember 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami dapat menunjukkan nilai sinergi kepada seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan, dan semua ini hanya dapat terwujud berkat dukungan dan kepercayaan mereka,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pengalaman yang mengesankan kepada seluruh pelanggan, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan berkontribusi pada pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia di masa depan.

Ia menambahkan cakupan jaringan perusahaan juga meningkat seiring dengan peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 137 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi. Integrasi jaringan perusahaan juga sesuai target, bahkan di seluruh wilayah Jabodetabek telah selesai lebih cepat, sehingga dapat memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan.