“Ini bentuk pembelaan diri terbodoh dan terkonyol yg pernah gue liat. Nunjuk sendiri foto yang jelas-jelas beda itu sepatu. Buset dah. Bisa lolos tes jadi Sekda. Sekdes aja kalau bener-bener di tes bakal gak lolos kalau kayak gini,” tulis akun twitter @ivan01915617.
Meskipun menuai beragam komentar, selaku pejabat publik sudah seharusnya bisa menjaga keluarganya agar bersikap sebagaimana mestinya. Tindakan flexing tentu kurang tepat apabila berada di posisi sebagai pejabat negara yang notabenenya melayani masyarakat. Hal tersebut bisa saja melukai nurani masyarakat. Jangan sampai menimbulkan persepsi yang lebih luas di kalangan masyarakat, seperti halnya kasus flexing yang melibatkan istri Sekda Riau ini (*).





