SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam salah satu adegan di film Paku Tanah Jawa, aktris Masayu Anastasia harus melakoni dua hal sebagai sinden, yakni menyanyi dan menari.
Untuk dapat memerankan sinden, Masayu Anastasia mengaku menjalani latihan hanya dalam sehari sebelum syuting film Paku Tanah Jawa.
Namun, terdapat hal yang tak biasa terjadi padanya saat Masayu beradegan dalam film horor tersebut.
“Jujur ketika landing (sampai) di Jogja dan ketemu sama sinden di sana, latihan cuma satu hari, cuma out of no where (tiba-tiba) aku sempet bilang sama mas Bambang dari pas latihan pertama sini (pundak) aku berat,” kata Masayu Anastasia, seperti beritajateng.tv lansir dari Antara, Selasa 4 Juni 2024.
Rupanya, keanehan tak berhenti sampai di situ saja. Sebab, Masayu Anastasia merasakan berat di pundaknya tak kunjung hilang meski sudah pijat.
BACA JUGA: Siap Tayang 6 Juni 2024 di Bioskop! Berikut Daftar Pemain Film Horor Paku Tanah Jawa
Bahkan, Masayu mengaku pada saat menyaksikan film Paku Tanah Jawa sorot mata bukan dirinya melainkan seperti dirasuki oleh arwah sinden di lokasi syuting.
Sebelumnya, menurut Masayu, ia sudah bertemu dengan sinden asli melalui panggilan video untuk membicarakan gambaran mengenai syarat dan ritual yang harus ia tempuh. Hal-hal lain yang lebih mendetail, tambah dia, akan ia bicarakan dan pelajari secara langsung di lokasi syuting.
Ia tak hanya dituntut untuk bisa menari dan menyanyi, tetapi juga berinteraksi dengan ular.
Film horor Paku Tanah Jawa ini mengangkat mitos yang berkembang di sekitar Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah.
Cerita filmnya mengikuti seorang wanita bernama Ningrum yang menghadapi pandangan negatif dan cibiran dari warga sekitar. Adapun hal ini terkait gosip tentang ibunya, Handini, yang merupakan seorang sinden dan primadona desa.
Warga menduga bahwa Handini terlibat dalam perjanjian ghaib dan isunya memiliki banyak pria sebagai syarat pesugihan. Banyak pria menjadi korban tumbalnya. Kematian seorang teman dekat Handini membuat keluarganya semakin warga sudutkan.
Handini diduga melakukan pesugihan demi kelancaran usaha sanggarnya. Ia mengabdi kepada Kanjeng Semanu yang memimpin sekte sesat.
BACA JUGA: Intip Sinopsis Film Paku Tanah Jawa, Bergenre Horor Menceritakan Tentang Persugihan
Handini bersekutu dengan kekuatan gaib yang mengubahnya menjadi titisan ular. Ketika ada korban, kecantikan Handini semakin memesona dan banyak laki-laki tergoda melihatnya.
Hidup Ningrum semakin tidak tenang ketika lelaki yang secara rahasia ia cintai, Jalu, justru terjebak menjadi korban baru Handini. Ningrum pun harus menghadapi banyak teror ghaib. (*)





