Jateng

27.953 Pohon Terbakar Imbas Karhutla di Jawa Tengah, Kerugian Capai Rp3,34 Miliar

×

27.953 Pohon Terbakar Imbas Karhutla di Jawa Tengah, Kerugian Capai Rp3,34 Miliar

Sebarkan artikel ini
kebakaran Gunung Kelir
Api terlihat membakar lereng sisi timur Gunung Kelir, di wilayah Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Sabtu 5 September 2026 siang. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah (Jateng) mencatat sebanyak 27.953 pohon terbakar di kawasan hutan negara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Januari hingga 25 Oktober 2026.

Kepala Bidang Penaatan Lingkungan Hidup dan Perlindungan Hutan DLHK Jawa Tengah, Soegiharto, mengatakan, total luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai sekitar 3.438,64 hektare.

Kebakaran tersebut meliputi kawasan hutan negara seluas 1.763,64 hektare dan lahan masyarakat seluas 1.675 hektare. Adapun perkiraan kerugiaannya mencapai Rp3,34 miliar.

“Kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan ini perkiraaannya mencapai Rp3,34 miliar. Terdiri dari Rp2,50 miliar pada lahan masyarakat dan sekitar Rp841,97 juta di kawasan hutan negara,” katanya dalam keterangan tertulis yang beritajateng.tv terima Rabu, 28 Oktober 2026 sore.

BACA JUGA: Sumanto Dorong Pembangunan Infrastruktur Pemadaman Antisipasi Kebakaran Gunung Lawu

Dalam laporan tersebut, DLHK Jateng juga mencatat total 1.297 kejadian karhutla selama periode Januari hingga 25 Oktober 2026. Rinciannya, sebanyak 803 kejadian berlangsung di kawasan hutan negara dan 494 kejadian terjadi di lahan masyarakat.

Pemicu Kebakaran Oleh Kelalaian Manusia

DLHK Jateng menduga sebagian besar kebakaran hutan tersebut dengan pemicu kelalaian manusia. Baik akibat pembakaran yang sengaja maupun tidak.

Soegiharto mengatakan, aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran antara lain pembakaran saat membersihkan lahan, membakar sampah, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan penggunaan api.

BACA JUGA: Tragedi Atlet Selam di Porprov Jateng, Tim Medis hingga Prosedur Darurat Perlu Dievaluasi

Dalam laporan yang sama, Soegiharto menyebut sejumlah jenis tutupan lahan yang terdampak kebakaran.

“Tutupan hutan dan lahan yang terbakar di antaranya berupa hutan tanaman jati, area tanaman tebu, semak belukar dan hutan rakyat,” ucap dia.

KPH Surakarta Catat Kejadian Terbanyak

Adapun kejadian karhutla di kawasan hutan negara paling banyak tercatat di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, yakni 321 kejadian.