“Versi tahun ini punya adaptasi baru. Kolaborasinya luar biasa, ada orkestra dan penari-penari yang bikin suasananya semakin ‘feel banget’,” kata Hafizh seusai pentas.
Pria dari Teater Pitoelas itu menilai pentas kali ini merupakan bentuk kolaborasi terbaik. “Bisa dibilang spektakuler, karena Pemkot Semarang dan banyak pihak benar-benar serius dalam menyelenggarakan pentas,” ujarnya.
Bagi Hafizh, pesan utama pementasan ini ialah menanamkan semangat patriotisme di kalangan muda.
“Harus belajar dari tokoh seperti dr. Kariadi yang rela berkorban demi bangsa. Nilai-nilai itu harus terus diterapkan di generasi sekarang,” katanya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





