Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan timnya. “Kalah dan menang itu hal biasa, yang penting kami sudah berjuang maksimal,” tambahnya.
Pemain Bhayangkara Presisi, Rendy Tamamilang, juga mengungkapkan hal serupa. “Kami sudah bermain lepas, tapi mungkin hari ini belum menjadi rezeki kami,” katanya.
Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, bersyukur atas pencapaian timnya. “Target kami tercapai. Meski sempat kehilangan Grozer, pemain lain mampu tampil optimal dan mengamankan kemenangan,” ujarnya.
Atas keberhasilan ini, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia berhak membawa pulang trofi juara serta hadiah pembinaan sebesar Rp400 juta. Sementara Bhayangkara Presisi sebagai runner-up memperoleh Rp250 juta.
Klasemen Akhir Proliga 2026 Putra:
1. Jakarta LavAni Livin’ Transmedia
2. Jakarta Bhayangkara Presisi
3. Surabaya Samator
4. Jakarta Garuda Jaya
Gelar ini menegaskan kembalinya dominasi LavAni di panggung voli nasional sekaligus membuka peluang mereka untuk bersaing di level yang lebih tinggi. (*)
Editor: Elly Amaliyah





