SEMARANG, beritajateng.tv – Kemitraan strategis antara universitas ITB dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Danacita baru-baru ini ramai lantaran banyak pihak menilainya mirip pinjaman online (pinjol).
Danacita, sebagai penyedia layanan pinjol, menyediakan pinjaman berbunga yang dapat diakses mahasiswa yang memerlukan bantuan keuangan.
Dari situs resmi Danacita, terungkap bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada ITB. Sebanyak 148 kampus, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di seluruh Indonesia juga telah menjalin kerja sama dengan Danacita.
Beberapa di antaranya termasuk Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Paramadina, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Nasional Malang, Universitas Komputer Indonesia, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Islam Nusantara, Monash University Indonesia, dan Universitas Islam Bandung.
Danacita sendiri telah beroperasi sejak tahun 2018. Ia telah memberikan dukungan keuangan kepada 27.440 debitur dengan 14.111 debitur aktif.
Total dana yang telah tersalurkan mencapai lebih dari Rp375 miliar. Dana tersebut tidak hanya untuk biaya kuliah, melainkan juga untuk mendukung kebutuhan kursus lainnya.
Sementara itu, pengajuan dana kepada Danacita tidak memerlukan pembayaran uang muka dan jaminan apa pun.
Prosedurnya cukup sederhana, di mana peminjam hanya perlu menyertakan KTP, bukti tagihan, dan rekening koran satu bulan terakhir.
Danacita di universitas klaim punya izin OJK
Lebih lanjut, Danacita mengklaim telah memperoleh izin dan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Situs Danacita juga memberikan informasi terkait simulasi cicilan, dengan pilihan pembayaran dalam periode 6 bulan, 12 bulan, atau bahkan 24 bulan.
BACA JUGA: Kisah Alumni UNNES Cicil UKT Saat Masih Kampus Fasilitasi, Tanpa Bunga Sama Sekali!
Setiap lembaga pendidikan menawarkan program cicilan yang berbeda, dengan jaminan bahwa nominal cicilan bulanan akan tetap atau tidak mengalami kenaikan.





