Jateng

Jateng Darurat Kebebasan Pers, Jurnalis Semarang Turun ke Jalan Ikut Aksi Kamisan: Lawan Intimidasi!

×

Jateng Darurat Kebebasan Pers, Jurnalis Semarang Turun ke Jalan Ikut Aksi Kamisan: Lawan Intimidasi!

Sebarkan artikel ini
Aksi Kamisan Jurnalis
Jurnalis di Semarang saat mengikuti Aksi Kamisan di depan Mapolda Jawa Tengah pada Kamis, 17 April 2025. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

“Ketika jurnalis diintimidasi, ketika kebebasan berpendapat dibungkam, ketika kebebasan akademik dihabiskan, maka ini pertanda demokrasi di negeri ini sudah mati,” tekannya.

BACA JUGA: Kecam Kekerasan Ajudan Kapolri Terhadap Jurnalis, Begini Pernyataan Sikap PFI dan AJI Semarang

Salah satu bentuk intimidasi terhadap pers mahasiswa terjadi di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Justisia, UIN Walisongo. Dimas, salah satu anggota LPM Justisia, menceritakan insiden yang terjadi saat mereka meliput kedatangan aparat dalam diskusi bertema militerisme.

“Malamnya setelah LPM yang saya ikuti itu membuat berita, malamnya dapat teror. Besok siangnya ada chat dan telepon dari orang asing,” tuturnya.

“[Dia] ngancam kalau enggak ngaku, kan dia nanya siapa penulisnya, siapa ketuanya, kalau enggak ngasih tahu katanya, ‘Saya bakal ke kampus,’” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp