“Siapapun bisa ikut walking tour ini, tidak ada syarat khususnya, yang terpenting mendaftar lewat website,” terang Fauzan.
Selain mengenalkan wisata dan sejarah Kota Semarang, Fauzan berharap peserta yang telah mengikuti Semarang Walking Tour ini nantinya bisa lebih menghargai pejalan kaki saat berkendara. Kendati demikian, ia tidak terlalu berharap peserta langsung beralih untuk memilih berjalan kaki ketimbang menggunakan kendaraan bermotor.
“Memang setelah walking tour ini peserta nggak langsung mau jalan kaki, tapi setidaknya saat mereka berkendara nanti bisa respect dengan pejalan kaki, karena lewat walking tour ini mereka jadi tahu kalau fasilitas untuk pejalan kaki belum lengkap,” tutupnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





