“Kalau paling banyak di lapas. Jadi, kalau jumlah kabupaten/kota dengan loksus terbanyak ada di Kabupaten Magelang, itu ada 20, kebanyakan di pondok pesantren. Tapi secara keseluruhan atau 103 itu paling banyak di lapas,” paparnya.
Saat acara penetapan DPT berlangsung, tim bakal pasangan calon (paslon) Andika Perkasa–Hendrar Prihadi sempat bertanya soal kerawanan di TPS loksus, utamanya lapas dan pesantren.
Menanggapi hal itu, Paulus menegaskan kekhawatiran tim Andika-Hendi itu tak akan terjadi. Alasannya, kata Paulus, KPU akan bekerja sesuai dengan regulasinya. Termasuk memastikan tak ada intimidasi kepada pemilih oleh pihak-pihak tertentu.
“Terkait dengan memastikan bahwa yang datang ke sana adalah betul pemilih yang terdaftar dalam TPS loksus, lalu juga suasana dalam pemilihan, tentu kita juga bersama dengan kawan-kawan pengawas untuk memastikan bahwa tidak akan ada intimidasi atau penggiringan pada pilihan-pilihan tertentu,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




