Politik

Kaesang Teken SK, Melly Pangestu Kembali Pimpin DPD PSI Kota Semarang

×

Kaesang Teken SK, Melly Pangestu Kembali Pimpin DPD PSI Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Kaesang Teken SK, Melly Pangestu Kembali Pimpin DPD PSI Kota Semarang
Foto bersama pengurus baru DPD PSI Kota Semarang seusai bermain padel bersama di Openaire Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Ia juga menanggapi polemik internal yang sempat terjadi beberapa bulan lalu. Menurutnya, tidak ada pengurus lama yang masuk dalam struktur baru. Namun, kondisi tersebut ia anggap sebagai dinamika yang lazim terjadi dalam kehidupan partai politik.

“Struktur lama memang tidak masuk dalam kepengurusan ini. Kami memandang itu sebagai bagian dari dinamika politik yang harus kita hormati sebagai proses demokrasi,” ujarnya.

Ke depan, DPD PSI Kota Semarang akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting sebagai persiapan menghadapi proses verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.

Selain itu, PSI Kota Semarang juga berencana menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) dalam waktu dekat.

Melly berharap Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dapat hadir, untuk memberikan semangat kepada kader di Kota Semarang.

“Kami ingin menghadirkan semangat baru. Harapannya Rakorda bisa berjalan bulan ini dan Mas Kaesang bisa hadir. Kami juga berharap Bapak Jokowi bisa hadir memberikan motivasi kepada seluruh kader,” katanya.

Menghadapi Pemilu 2029, PSI Kota Semarang memasang target ambisius dengan membidik 15 kursi DPRD Kota Semarang. Saat ini, partai tersebut memiliki lima kursi di parlemen.

“Target kami 15 kursi pada 2029. Itu memang target besar, tetapi kami sudah memiliki perhitungan dan strategi. Minimal kami ingin meraih lebih dari 10 kursi, dan kami akan bekerja maksimal untuk mencapainya,” pungkas Melly.

Sebelumnya, kepengurusan PSI Kota Semarang sempat di landa konflik pada Februari 2026.

Saat itu, 13 dari 16 pengurus DPC menyatakan mundur massal dan menyegel kantor sekretariat DPD sebagai bentuk protes terhadap keputusan DPW PSI Jawa Tengah yang memberhentikan Ketua DPD saat itu dan menunjuk pelaksana tugas (Plt).

Terbitnya SK terbaru dari DPP PSI menandai berakhirnya polemik tersebut sekaligus menjadi awal konsolidasi kepengurusan baru menjelang agenda politik 2029 mendatang. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp