“Memang ada satu hal di mana secara konseptual Kampung Pelangi ini dulunya menjadi daya tarik karena warna-warni rumah warga. Sekarang, kami sedang upayakan revitalisasi, dan Insyaallah, sudah kami laporkan ke Bu Wali Kota,” ujar Wing di Balaikota Semarang.
Ia menambahkan, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri.
“Kami sedang mencarikan dukungan dari pihak luar melalui CSR. Doakan saja semoga berhasil, karena ini juga menjadi harapan masyarakat agar Kampung Pelangi kembali hidup dan memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar,” imbuhnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





