BLORA, 3/2 (beritajateng.tv) – Kapolres Blora AKBP Fahrurozi gencar melakukan kegiatan blusukan dari satu desa ke Desa lain pada hari Jumat.
Kegiatan yang diberi nama ‘Jumat Curhat’ ini dilakukan untuk merespon aduan dan masukan dari warga tentang berbagai isu yang muncul di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Kali ini Kapolres Blora mendatangi warga desa Balong, Kecamatan Jepon. Warga tampak antusias menyambut kedatangan Kapolres Blora, di kawasan Sendang sambil duduk beralaskan terpal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopincam Jepon. Kapolres memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan unek unek atau curhat terkait situasi di wilayah setempat.
Nyomo, Kepala Desa Balong menyampaikan bahwa saat ini warganya dibuat resah dengan adanya isu tentang penculikan anak.
Untuk itulah ia meminta tanggapan dari Kapolres Blora terkait hal tersebut, karena di media sosial sudah heboh terkait penculikan anak.
“Dewasa ini warga kami dihebohkan dengan isu penculikan anak, wargapun pada panik dan resah, terkait hal tersebut kami mohon petunjuk dari bapak Kapolres,” kata Nyomo, Kepala Desa Balong menyampaikan curahan hatinya, Jumat (3/2/2023).
Kapolres Blora pun menyampaikan bahwa isu tersebut hanyalah hoaks. Sampai saat ini situasi di Blora relatif aman dan kondusif.
Tidak ada laporan terkait penculikan anak, namun demikian Kapolres tetap berpesan agar masyarakat tetap waspada.
“Isu tersebut tidak benar, di Blora tidak ada penculikan anak. Namun demikian kita imbau agar warga tetap waspada. Terutama yang mempunyai anak anak dibawah umur mari kita jaga dan awasi bersama,” ucap Kapolres Blora.
Ditambahkan Kapolres, terkait tentang pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Kapolres mengimbau kepada seluruh warga Blora terutama desa Balong untuk selalu taat dan patuh terhadap aturan berlalu lintas. Dan salah satu yang menjadi atensi saat ini adalah larangan penggunaan knalpot brong.
“Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mari kita bersama taat dan tertib berlalu lintas. Hindari pelanggaran dan jangan pakai knalpot brong. Karena hal tersebut menganggu ketertiban dan meresahkan warga,” tandas Kapolres Blora.
Kegiatan Jumat Curhat Polres Blora ini tidak hanya dilakukan ditingkat Polres, namun juga dilakukan oleh Polsek jajaran di 16 kecamatan dengan dipimpin oleh Kapolsek masing-masing. (*)
Editor: Elly Amaliyah













