Sementara itu, Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Dimyati, memastikan kebakaran di kawasan Gunung Sumbing di tiga kabupaten telah padam sejak Sabtu, 24 Oktober 2026.
Pemantauan melalui aplikasi Sipongi Kementerian Kehutanan juga menunjukkan kawasan tersebut sudah bersih dari titik api dan kepulan asap.
Meski demikian, tim gabungan tetap bersiaga dan melakukan penyisiran secara berkala.
Berdasarkan data Perhutani, total luas lahan yang terbakar mencapai 974,29 hektare, dengan rincian wilayah Temanggung seluas 398,89 hektare, Wonosobo 362 hektare, dan Magelang 213 hektare. Adapun total kerugian material akibat karhutla ini ԁitaksir mencapai Rp189,3 juta.
“Wilayah yang terbakar mayoritas berupa sabana yang ԁipenuhi ilalang dan rumput hutan, meski di beberapa titik di Wonosobo juga terdampak pada tumbuhan keras,” pungkas Dimyati. (adv)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





