Kasus Mutilasi Mayat Wanita di Ungaran Ternyata Dilakukan Pacar Korban

Pelaku kasus mutilasi wanita di Ungaran.

Semarang, 27/7 (BeritaJateng.tv) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah akhirnya berhasil mengungkap kasus mutilasi atau penemuan potongan tubuh manusia di Sungai Wonoboyo, Ungaran, Kabupaten Semarang yang ternyata dilakukan oleh pacar korban.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan bahwa korban mutilasi bernama Kholidatulnnimah (24) warga asal Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Sementara, pelakunya yakni pacarnya yang berinisial IS (32) yang juga warga asal Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

“Pelaku ini tergolong sangat sadis. Pelaku memutilasi tubuh sang pacar menjadi 11 bagian dengan menggunakan pisau,” kata Irjen Pol Ahmad Luthfi, saat Konferensi pers, di Markas Polres Semarang, Selasa (26/7) siang.

Kapolda menceritakan kronologi kejadian. Kholidatulnnimah (24) sebelum dimutilasi menjadi 11 bagian terlebih dahulu dibunuh dengan cara dicekik pada leher hingga akhirnya tewas pada 16 Juli 2022.

Kemudian Proses mutilasi berlangsung di sebuah kamar mandi indekos di Jalan Soekarno- Hatta, Kabupaten Semarang pada 17 Juli 2022 dini hari.

“Sebelum dicekik, korban dan pelaku terlibat percekcokan. Pelaku memutilasi korban menjadi 11 bagian tubuh. Potongan tubuh dimasukkan ke 7 kantong plastik,” ujarnya.

Sebanyak 7 kantong plastik itu kemudian dibuang ke berbagai wilayah berbeda. Ada yang dibuang ke sungai dan ada yang dibuang ke kloset kamar mandi indekos.

“Jeroan (bagian dalam perut,Red) dibuang ke kloset,” terang dia

Ia melanjutkan, korban dan pelaku terdapat hubungan spesial. Hubungan itu berawal dari hubungan tetangga di Tegal.

“Mereka ini tetanggaan. Lalu 2015 mereka ada hubungan pacaran. Korban dihamili hingga punya anak satu,” ungkapnya.

Karena orang tua korban tak terima, melaporkan aksi bejat ini ke Polres Tegal. Pelaku dihukum 10 tahun penjara. Namun karena remisi, korban hanya menjalani 6 tahun penjara.

“Setelah bebas, mereka pacaran lagi dan tinggal di Kabupaten Semarang. Saat hari kejadian, pelaku tersinggung dengan perkataan korban karena tak bekerja. Akhirnya pelaku memutilasi korban,” tandasnya.

Turut hadir mendampingi Kapolda Jateng pada kegiatan tersebut antara lain: Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Raharjo Puro, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Summy Hastry, Kapolres Semarang AKBP Yovan. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.