UNGARAN, beritajateng.tv – Tiga penumpang angkutan umum luka- luka dalam sebuah kecelakaan tunggal di ruas Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu, 5 Januari 2025 siang.
Kecelakaan tersebut di alami oleh angkutan umum Prona, jenis Izusu Elf, yang tengah melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.
Kuat dugaan ban meletus menjadi penyebab peristiwa kecelakaan tunggal angkutan umum bernomor polisi H 7372 OC ini. Hal tersebut terungkap dari seorang saksi mata.
Akibatnya sopir kehilangan kendali dan kendaraan yang ia kemudikan langsung oleng dan keluar jalur hingga menabrak pagar tembok rumah warga.
Tak hanya itu angkutan umum ini juga terperosok ke dalam parit dalam posisi miring ke sebelah kiri.
“Karena kedua roda yang sebelah kiri semuanya masuk parit,” kata Suyatmi (56).
BACA JUGA: RS Samsoe Hidajat Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Tingkatkan Pelayanan Kecelakaan Kerja
Ia juga mengungkapkan, angkutan umum dengan tiga orang penumpang tersebut awalnya tengah melaju dari arah Bawen menuju ke arah Ungaran.
“Sesampainya di lokasi kejadian terdengar suara letusan seperti ban pecah. Tak lama kemudian angkutan tersebut jalannya oleng ke kiri hingga terjadi kecelakaan ini,” kata Suyatmi kepada beritajateng.tv.
Mengetahui kecelakaan tersebut, lanjutnya, warga yang berada di sekitar lokasi segera berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada para penumpang yang masih berada di dalamnya.
Tiga orang dievakuasi dari dalam kendaraan. Masing-masing seorang guru, siswa SMP dan seorang buruh pabrik yang tengah mengandung.
“Penumpang yang mengandung ini segera dibawa ke rumah sakit karena ada luka sobek di bagian kepala. Sedangkan yang dua lainnya tidak apa- apa,” lanjutnya.
Sementara itu, akibat peristiwa kecelakaan ini, bagian depan angkutan umum Izusu Elf ini mengalami ringsek. Demikian pula dengan badan kendaraan bagian kiri.
Untuk proses evakuasi kendaraan dari parit, anggota Satlantas Polres Semarang harus mendatangkan armada derek untuk menarik kembali kendaraan ke bahu jalan.





