Jateng

Kejar Panen 10,5 Juta Ton pada 2026, Distanbun Wanti-wanti Masifnya Alih Fungsi Lahan di Jateng

×

Kejar Panen 10,5 Juta Ton pada 2026, Distanbun Wanti-wanti Masifnya Alih Fungsi Lahan di Jateng

Sebarkan artikel ini
Banjir Sawah | Alih Fungsi Lahan | Distanbun 2026
Kepala Distanbun Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, saat dijumpai di lantai 4 Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 24 Juli 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Namun demikian, jumlah petani zilenial yang sudah mendapat pelatihan masih sangat kecil daripada total petani di Jawa Tengah.

“Yang sudah kami latih itu sekitar 8.000 orang. Sementara total petani kita hampir 4 juta. Jadi itu baru sekitar 0,2 persen,” ungkap Fransisco.

Untuk mempercepat regenerasi, Dinas Pertanian dan Perkebunan mengubah pola pelatihan dengan sistem jemput bola. Ia berharap petani zilenial yang jumlahnya masih terbatas itu dapat menjadi motor penggerak pertanian di Jawa Tengah.

“Sekarang kami tidak hanya melatih di balai pelatihan, tapi pakai sistem mobile training unit. Kami datangi langsung ke lokasi-lokasi. Mereka sedikit, tapi harus bisa menggerakkan petani yang lain,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp