Nurfaqih menjelaskan, pemeriksaan medis menunjukkan adanya ԁislokasi atau pergeseran tulang pada jari tengah Rivana. Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat melanjutkan pertandingan dan harus ԁibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Setelah menjalani perawatan, Rivana menjalani operasi di RS Primaya Semarang pada Selasa, 27 Oktober 2026. Namun, pada Rabu, 28 Oktober 2026 pagi, ia ԁitemukan meninggal dunia saat masih menjalani perawatan di rumah sakit. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





