SEMARANG, beritajateng.tv- Film Jumbo mencetak sejarah sebagai film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa, dengan meraih satu juta penonton hanya dalam waktu 7 hari penayangan dan bahkan perkiraannya bisa terus bertambah.
Capaian ini melampaui rekor film animasi Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) yang sebelumnya mengumpulkan 642 ribu penonton.
Film yang perdana tayang pada 31 Maret 2025 ini langsung mencuri perhatian publik.
Jumbo bukan sekadar tontonan, melainkan kisah yang menggugah hati—sebuah surat cinta untuk para penontonnya.
Rilis saat kelangkaan film yang ramah untuk keluarga, animasi ini hadir membawa pengalaman istimewa yang penuh dengan tawa, haru, dan kehangatan.
Berikut beberapa fakta menarik dari film animasi Jumbo. Yuk, simak!
Fakta Film Animasi Jumbo
Voice Actor Film Jumbo
Skenario film ini cukup bagus sehingga membuat alur cerita Jumbo cukup rapi, dengan setiap babaknya menghadirkan ketegangan dan keseruan yang terus meningkat.
Ryan Adriandhy menutup film ini dengan sebuah adegan emosional yang sangat menyentuh, mampu menggugah perasaan penonton dewasa.
Momen tersebut semakin kuat berkat kehadiran lagu tema film ini berjudul Selalu Ada di Nadimu oleh Bunga Citra Lestari, meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Tak hanya dari sisi cerita dan visual, pesan yang ingin disampaikan film ini sukses menyentuh hati penonton berkat penampilan memukau para pengisi suaranya, antara lain:
Prince Poetiray sebagai Don, Quinn Salman sebagai Meri, M Adhiyat sebagai Atta, Yusuf Ozkan sebagai Nurman dan masih banyak lagi.
Dengan cerita yang universal dan penuh daya tarik emosional, Jumbo mampu menjangkau penonton dari berbagai usia.
Film ini menyuguhkan pengalaman menonton yang membekas dan menyentuh hati siapa pun yang menyaksikannya.
Masa Produksi Film Jumbo
Disutradarai oleh komika Ryan Adriandhy, Jumbo adalah hasil kolaborasi lebih dari 420 kreator tanah air.
Proses produksinya berlangsung selama hampir lima tahun, digarap dengan dedikasi dan penuh cinta.
Film ini menjadi lompatan besar bagi industri animasi Indonesia, menunjukkan potensi yang semakin kuat dan menjanjikan.
Film ini juga mencatat sejarah sebagai film animasi Indonesia pertama yang rilis secara global, menjangkau penayangan 17 negara.
Ryan Adriandhy, sutradara sekaligus Kepala Pengembangan Animasi Visinema Studios, menyoroti semangat dan dedikasi tinggi tim dalam proses pembuatan Animasi ini.
Ia juga mengungkapkan pentingnya riset mendalam agar tampilan visual film ini dapat benar-benar selaras dan menyentuh hati penonton Indonesia.
Itulah fakta menarik film animasi Jumbo yang mendapat perhatian banyak penggemar film.(*)





