Jateng

Keracunan MBG Kudus Hingga Pingsan, Puluhan Siswa SMAN 2 Dilarikan Rumah Sakit

×

Keracunan MBG Kudus Hingga Pingsan, Puluhan Siswa SMAN 2 Dilarikan Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Keracunan MBG Jawa Tengah | MBG Negara | Ahli Gizi MBG | MBG SDN Ungaran 01
Menu MBG di SDN Ungaran 01, Kabupaten Semarang, yang diduga menyebabkan siswa keracunan. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

KUDUS, beritajateng.tv – Kasus keracunan MBG Kudus menggegerkan dunia pendidikan setelah puluhan siswa SMAN 2 Kudus mengalami gangguan kesehatan serius.

Peristiwa tersebut terpantau sejak Kamis pagi, 29 Januari 2026, saat aktivitas belajar berlangsung.

Sejumlah siswa tiba-tiba mengeluhkan mual dan pusing. Keluhan kemudian berkembang menjadi muntah serta sesak napas. Kondisi tersebut memicu kepanikan warga sekolah dalam waktu singkat.

Sebagian siswa bahkan kehilangan kesadaran. Guru serta petugas sekolah segera meminta bantuan tenaga kesehatan. Situasi sekolah berubah tegang setelah ambulans berdatangan.

Sebanyak 32 siswa akhirnya menjalani perawatan medis. Tim kesehatan mengevakuasi para korban menuju beberapa rumah sakit sekitar Kudus. Suara sirine ambulans terus terdengar sepanjang pagi.

BACA JUGA: Berkah MBG, Pedagang Pisang Blora Raup Omzet Hingga 1.000 Sisir per Pekan

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr Mustiko Wibowo, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut petugas kesehatan langsung bergerak cepat sejak laporan pertama masuk.

“Kami fokus menangani kondisi siswa terlebih dahulu,” kata Mustiko. “Tim medis bekerja maksimal agar kondisi korban segera stabil,” lanjutnya.

Mustiko menjelaskan gejala para siswa cukup beragam. Keluhan muncul sejak malam sebelumnya.

Makanan MBG yang mereka konsumsi sehari sebelumnya menjadi dugaan utama penyebab kejadian.

“Keluhan muncul sejak rumah, bukan serentak sekolah,” jelas Mustiko. “Pusing, muntah, diare, bahkan gangguan napas kami temukan,” tambahnya.

Pihak sekolah langsung melakukan pendataan korban. Koordinasi berlangsung bersama petugas kesehatan serta orang tua siswa. Langkah cepat tersebut bertujuan mencegah korban tambahan.

Orang tua siswa berdatangan ke sekolah sejak pagi. Raut cemas terlihat jelas saat proses evakuasi berlangsung. Beberapa orang tua memilih menyusul anak menuju rumah sakit.

Penanganan Kasus Keracunan MBG Kudus Terus Berjalan

Proses penanganan keracunan MBG Kudus masih berlanjut hingga siang hari. Petugas kesehatan melakukan observasi lanjutan pada seluruh korban. Pemeriksaan bertahap bertujuan memastikan kondisi siswa aman.

Mustiko menyampaikan pemantauan terus berlangsung. “Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti,” katanya. “Pemeriksaan lanjutan tetap kami lakukan,” sambungnya.