SEMARANG, beritajateng.tv – Kontingen Kota Semarang sangat superior di cabang olahraga (cabor) akuatik ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026.
Dalam dua hari penyelenggaraan pertandingan Selasa-Rabu (27-28/10/2026). Patriot Kota Lumpia berhasil mengumpulkan 12 medali emas, empat perak, dan satu perunggu.
Pada hari pertama, Kota Semarang mampu meraih lima emas, dua perak dan satu perunggu. Kemudian di hari kedua, ibu kota Jateng ini kembali memanen medali dengan raihan tujuh emas dan dua perak.
Raihan medali tersebut menegaskan posisi kontingen tuan rumah Kota Semarang sebagai penguasa tunggal di cabor akuatik.
Pasalnya di peringkat kedua, Kabupaten Pati baru mengoleksi dua emas. Di bawahnya Kabupaten Banyumas baru satu emas, tiga perak dan satu perunggu.
Pelatih akuatik Kota Semarang, Teguh Santoso, mengaku optimis target 15 medali emas di cabor akuatik semakin dekat. Mengingat cabor ini masih mempertandingkan sejumlah nomor hingga Jumat (30/10/2026) mendatang.
BACA JUGA: Maulana Eko Widodo Raih Emas Snooker 6 Red Porprov Jateng 2026, Kunci Kemenangan dengan Kesabaran
“Kalau berdasarkan target, kita kurang tiga emas lagi. Kami optimis bisa menjadi kontingen terbaik bahkan ada kemungkinan bisa melebihi target (emas) yang ditentukan KONI Kota Semarang,” ucap Teguh Rabu petang.
Teguh membeberkan bahwa persiapan yang matang menjadi salah satu faktor di balik dominasi para perenang Kota Semarang.
Keberadaan klub-klub yang menaungi para atlet memudahkan pelatih untuk memantau perkembangan dan menyesuaikan program latihan secara rutin.
“Persiapan kami lebih matang karena punya perkumpulan atau klub yang menaungi mereka. Kebetulan hampir 80-90 persen anak-anak ini berasal dari klub saya sendiri. Jadi, kami bisa mengukur latihan mereka setiap hari dan menentukan program terbaik untuk mereka,” ungkap Teguh.
Seluruh atlet Kota Semarang yang turun di Porprov Jateng 2026 juga bersiap untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Ajang Porprov menjadi medium dan sarana untuk menguji kemampuan sekaligus mengevaluasi hasil latihan guna meningkatkan performa atlet ke depannya.





