“Banyak tanaman yang bisa warga kembangkan secara organik. Mulai dari sawi, kangkung, selada, hingga cabai. Cabai kan adakalanya harganya mahal. Kalau menanam sendiri di rumah bisa mengatasi masalah tersebut,” ungkapnya.
Pertanian organik rumah tangga, lanjutnya, tak hanya menghasilkan pangan yang sehat dan aman untuk konsumsi,. Tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, menjaga kesuburan tanah, serta mengurangi limbah rumah tangga.
BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto: UMKM Perlu Tingkatkan Daya Saing, Produknya Harus Unik
Sementara itu, Kepala Desa Gerdu, Veri Kurnianto membenarkan wilayahnya memiliki potensi yang besar dalam bidang pertanian dan pariwisata. Namun, para petani kerap terkendala minimnya ketersediaan air saat musim kemarau. Selain itu, Desa Gerdu dengan topografi perbukitan merupakan wilayah rawan bencana. Karena itu, Veri mendukung program Jogo Kali Merawat Bumi yang Sumanto jalankan dengan menanam kembali pohon di sekitar sungai.
“Dengan penanaman pohon ini harapannya bisa memperkuat ketahanan tanah sehingga tak mudah longsor. Selain itu juga menjaga ketersediaan air di masa depan,” ujarnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





